Perbekel Bondalem Gede Ngurah Sadu Adnyana. (Eka Prasetya)
SINGARAJA– Perbekel Bondalem, Gede Ngurah Sadu Adnyana meninggal Selasa pagi kemarin (4/10). Dia dilaporkan meninggal di RSU Kertha Usada Singaraja, pada pukul 05.30 pagi, setelah dirawat selama beberapa hari di rumah sakit tersebut.
Camat Tejakula Gede Suyasa mengungkapkan, mendiang jatuh sakit karena penyakit jantung pada Sabtu (1/10) lalu. Keluarga langsung melarikan Sadu ke rumah sakit. Setelah dirawat selama dua hari, Sadu menghembuskan nafas terakhir.
“Memang informasinya punya hipertensi. Tapi selama ini, sepengetahuan saya memang almarhum tidak pernah sakit serius apalagi sampai masuk rumah sakit,” ujarnya.
Menurutnya Suyasa masih terlihat sehat pada Jumat (1/10) lalu. Ia sempat bertemu dengan mendiang Sadu Adnyana dalam sebuah acara pernikahan di Bondalem. “Waktu itu ada acara pernikahan. Masih sehat walafiat. Seperti biasa bercanda dengan almarhum. Beliau kan memang humoris orangnya,” cerita Suyasa.
Lebih lanjut Suyasa mengatakan, pihaknya telah bertemu dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Bondalem dan perangkat desa setempat. Pihak kecamatan telah menunjuk seorang staf pada Seksi Pemerintahan Kantor Camat Tejakula, Gede Ardipa, sebagai penjabat perbekel. Ia akan bertugas hingga 2023 mendatang, hingga proses pemilihan perbekel serentak dilaksanakan. (eps)
Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.
Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…
Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…
kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.
Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024
Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…