Categories: Ekonomi

Pertumbuhan Ekonomi Melambat, Pembiayaan Mobil Bekas Stagnan

RadarBali.com – Pertumbuhan ekonomi yang melambat berdampak panjang. Daya beli masyarakat cenderung stagnan, malah menurun.

Kondisi ini jelas berpengaruh dengan pembiayaan kredit untuk kendaraan. Hal ini terlihat dari penyaluran kredit untuk pembiayaan kendaraan mobil bekas di Bali dan Nusa Tenggara.

Bahkan, salah satu finance menyebut pembiayaan mobil bekas mengalami pergeseran waktu. Jadi, waktu yang diprediksi mengalami peningkatan penjualan justru landai.

Kepala Kanwil PT Adira Finance Bali-Nusa Tenggara (Nusra) Surya Almada Syahlani mengatakan, hingga semester I 2017, pembiayaan kredit mobil bekas mencapai Rp 140 miliar.

Jumlah ini termasuk dengan pembiayaan tunai. Untuk pembelian mobil bekas, anggunannya menggunakan BPKB mobil pelanggan Adira.

“Perbandingan pembiayaan kredit mobil bekas dengan mobil baru lebih besar mobil bekas. Kalau dihitung persentasenya 55 persen untuk mobil bekas, 45 persen untuk mobil baru,” ujar Surya Almada saat launching aplikasi digital Akses Adira Finance, Senin (4/9) kemarin.

Surya Almada menjelaskan, untuk penjualan mobil bekas yang tidak terlalu meningkat ini diakibatkan sebagian besar dealer pabrikan mobil memberlakukan sistem DP ringan.

Sehingga beberapa konsumen lebih banyak membeli mobil baru. “Penjualan tidak naik, juga tidak turun. Stagnan aja. Bahkan ada pergeseran waktu. Biasanya jelang lebaran Idul Fitri, penjualan mobil bekas naik signifikan. Tapi, tahun ini justru biasa saja. Penjualan usai Lebaran malah tidak turun, padahal fase itu biasanya penjualan turun,” paparnya.

Untuk target hingga tahun ini, pembiayaan kredit mobil bekas hingga Desember 2017 di Bali Nusra mencapai Rp 225 miliar.

Pihaknya optimistis target tersebut tercapai. Salah satu yang dilakukan yakni dengan memberdayakan beberapa mitra kerja melalui Kemitraan Adira Berdaya (Kedai).

“Sebelumnya kami hanya mengoptimalkan di showroom dan dealer saja. Tapi, saat ini kami rangkul semua. Selain Kedai, kami juga mengeluarkan aplikasi akses berbasis digital ini, untuk lebih intens komunikasinya dengan pelanggan,” terang Surya.

Tahun ini Adira menargetkan pembiayaan untuk Bali Nusra mencapai Rp 1,6 triliun untuk semua produk. Meningkat Rp 3 triliun dari realisasi tahun 2016 lalu.

Donny Tabelak

Share
Published by
Donny Tabelak

Recent Posts

Artis dan Pejabat yang Bercerai di Tahun 2025, Dari Raisa hingga Ridwan Kamil

Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.

6 hari ago

Rapor Merah Mees Hilgers Bersama Timnas Indonesia, Rizky Ridho dan Justin Hubner Siap Mengkudeta

Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…

10 bulan ago

Menolak Menyerah, PSSI: Kesempatan Timnas Indonesia Kejar 15 Poin Masih Ada

Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…

1 tahun ago

SW House, Rumah Berkonsep Tropis Match dengan Warna Earthy yang Klasik

kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.

2 tahun ago

Hasil Quick Count Pemilu 2024 Bisa Segera Dilihat, Ini Lembaga Survei Resmi yang Menyiarkan

Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024

2 tahun ago

5 Cara Membersihkan Meja Granit Agar Permukaannya Tetap Mengkilap Sepanjang Hari

Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…

2 tahun ago