Categories: Ekonomi

Baru Tiga Masuk IPO, Kadin Dorong Perusahaan di Bali Melantai di Bursa

DENPASAR – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bali mendorong agar perusahaan-perusahaan di Bali mulai melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Dengan melakukan initial public offering (IPO) atau penawaran umum saham perdana, peluang untuk mengembangkan perusahaan sangat mudah dan bisa terhindar dari kerugian.

Ketua Kadin Bali Anak Agung Ngurah Alit Wiraputra mengungkapkan, saat ini untuk masuk ke BEI dengan melakukan IPO sangat mudah.

Dengan penghasilan minimal Rp 5 miliar untuk perusahaan kecil dan Rp 100 miliar untuk perusahaan besar sudah bisa melantai di bursa efek atau melakukan go public.

“Jadi manajemen operasionalnya bagus, akuntabel sudah bisa masuk. Nanti Kadin akan membantu prosesnya karena kami sudah ada kerjasama dengan BEI untuk mendorong itu,” kata Alit Wiraputra kemarin.

Diakui untuk pengusaha Bali yang melakukan IPO masih sangat kecil. Baru tiga perusahaan di Bali yang melantai di bursa efek.

Tiga perusahaan tersebut yakni dari sektor hotel, tower dan usaha umum. Diakui, kecilnya perusahaan lokal Bali yang melakukan IPO ini lantaran sosialisasi dan edukasi yang masih minim.

“Rencananya dari BEI dalam waktu dekat ini akan melakukan sosialisasi dan edukasi secara besar-besaran,” tuturnya. Ada beberapa keuntungan yang didapat ketika perusahaan masuk bursa efek.

Di antaranya, pertumbuhan perusahaan akan lebih sehat mengingat secara kepemilikan ada banyak orang yang terlibat dari para investor.

Dana lebih murah dan ada dana segar yang diterima perusahaan untuk bisa mengembangkan lagi perusahaan menjadi lebih besar.

“Jadi, dana segar itu yang digunakan pengembangan, tidak perlu ke Bank pinjam uang dengan bunga yang tinggi,” jelas Alit.

Mantan ketua Kadin Badung ini menjelaskan, Bali memiliki potensi sangat besar untuk masuk IPO.

Perusahaan yang paling memiliki potensi yakni usaha handicraft. Karena geliat handicraft di Bali mengalami pertumbuhan yang sangat luar biasa.

“Kami mendorong usaha-usaha ini untuk bisa masuk IPO. Rencananya dalam waktu dekat ini ada perusahaan ritel modern dari Bali yang akan masuk. Mudah – mudahan terealisasi,” pungkasnya.

Donny Tabelak

Share
Published by
Donny Tabelak

Recent Posts

Artis dan Pejabat yang Bercerai di Tahun 2025, Dari Raisa hingga Ridwan Kamil

Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.

1 minggu ago

Rapor Merah Mees Hilgers Bersama Timnas Indonesia, Rizky Ridho dan Justin Hubner Siap Mengkudeta

Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…

10 bulan ago

Menolak Menyerah, PSSI: Kesempatan Timnas Indonesia Kejar 15 Poin Masih Ada

Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…

1 tahun ago

SW House, Rumah Berkonsep Tropis Match dengan Warna Earthy yang Klasik

kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.

2 tahun ago

Hasil Quick Count Pemilu 2024 Bisa Segera Dilihat, Ini Lembaga Survei Resmi yang Menyiarkan

Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024

2 tahun ago

5 Cara Membersihkan Meja Granit Agar Permukaannya Tetap Mengkilap Sepanjang Hari

Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…

2 tahun ago