beli-saham-bali-exotic-stocks-minta-cek-track-record-perusahaan
DENPASAR – Ketua Bali Exotic Stocks Traders Dharmayasa menyarankan anggotanya tidak membeli saham dari perusahaan yang baru melakukan initial publik offering (IPO).
Ada beberapa alasan yang mendasari imbauan itu. Menurut Dharma Yasa, perusahaan yang baru melantai di pasar bursa belum diketahui track recordnya.
Jadi, kekuatannya belum bisa diukur.”Walaupun dari segi harga saham murah, tapi dengan lonjakan naik turun dan perusahaan belum sampai setahun ini akan sangat beresiko bagi kami.
Tapi, kalau anggota membeli terserah, karena resiko ditanggung sendiri, kami hanya menyarankan saja,” papar Dharma Yasa lagi.
Idealnya, untuk melihat track record perusahaan melantai di bursa saham itu, antara dua sampai tiga tahun. Sehingga pergerakan perusahaan dari segi laporan keuangan bisa terlihat.
Tetapi, kata Dharmayasa, banyak juga trader baru yang suka membeli saham dari perusahaan yang mulai IPO
Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.
Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…
Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…
kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.
Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024
Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…