Categories: Ekonomi

Pekerja Informal Belum Banyak Jadi Peserta BPJS TK, Ini Penyebabnya…

DENPASAR – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Bali – Denpasar tahun 2018 ini menargetkan pertumbuhan peserta baru hingga 35 persen dari 2017 lalu.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bali – Denpasar Novias Dewo mengungkapkan, pada tahun 2017 lalu jumlah penambahan peserta baru mencapai 70 ribu jiwa.

Kata dia, jumlah peserta yang aktif pada 2017 lalu mencapai 250 ribuan peserta namun tahun ini mencapai 300 ribuan.

Diakui jumlah kepesertaan saat ini masih kecil, dari total angkatan kerja 2,4 juta orang di luar PNS dan Polri kepesertaan hanya dua pertiganya. Sedangkan peserta yang baru tidak sampai 350 ribuan.

“Secara angka masih menunjukkan banyak masyarakat pekerja yang belum menjadi peserta. Khususnya pekerja yang informal,” kata Novias Dewo.

Pihaknya mengakui, angka peserta baru setiap tahunnya cenderung mengalami kenaikan. “Cuma antara yang masuk dengan yang keluar ini balapan,” tandasnya.

“Karena di Bali ini cukup banyak perusahaan yang melakukan penutupan. Sehingga yang mendaftar baru dengan mengklaim seimbang. Kita inginnya penambahan peserta bisa lebih cepat lagi,” terangnya.

Untuk mendorong peningkatan jumlah peserta, pihaknya telah melakukan perluasan jaringan melalui kerjasama dengan perusahaan ritel, perbankan dan agen perisai.

“Kami sudah coba meningkatkan informasi terkait manfaat sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Mungkin belum banyak yang tahu, sehingga pesertanya masih belum masif,” bebernya.

Lebih lanjut Dewo mengatakan,  keberadaan BPJS Ketenagakerjaan ini  sebagai mitra perusahaan dalam memberikan perlindungan kepada para pekerja di Tanah Air.

Perusahaan cukup mendaftarkan tenaga kerjanya ke dalam empat program. Di antaranya jaminan kecelakaan kerja (JKK), JHT, jaminan kematian (JKM) dan jaminan pensiun (JP).

“Kalau ada karyawan mengalami hal demikian, BPJS hadir,” kata Dewo. Khusus di Bali ini sebenarnya ada yang namanya ngaben yang pengeluaran dananya cukup banyak.

Dengan menjadi kepesertaan BPJS mereka yang meninggal sudah pasti mendapat santunan kematian bisa untuk biaya ngaben. “Kalau nabung kan kelihatannya lebih lama,” ucapnya.

Sementara, kata dia, jika pekerja mengalami kecelakaan kerja tidak perlu membayar biaya pengobatan.

Cukup datang ke rumah sakit yang sudah bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan, maka biaya pengobatan maupun perawatan ditanggung sampai sembuh.

“Kalau di PHK ada simpanan JHT. Kalau usia tua dapat dana pensiunnya. Diharapkan dengan dilakukan ini akan ada pertumbuhan peserta,” paparnya.

Dalam hal ini kesempatan itu BPJS Ketengakakerjaan telah menyerahkan dana JHT sebesar Rp 83 juta lebih kepada salah satu peserta.

“Kami bayarkan JHT-nya. Harapannya beliau bisa menjadi perpanjangan tangan kita dalam rangka memberikan informasi manfaat program ini,” pungkasnya.

Donny Tabelak

Share
Published by
Donny Tabelak

Recent Posts

Artis dan Pejabat yang Bercerai di Tahun 2025, Dari Raisa hingga Ridwan Kamil

Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.

4 bulan ago

Rapor Merah Mees Hilgers Bersama Timnas Indonesia, Rizky Ridho dan Justin Hubner Siap Mengkudeta

Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…

1 tahun ago

Menolak Menyerah, PSSI: Kesempatan Timnas Indonesia Kejar 15 Poin Masih Ada

Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…

2 tahun ago

SW House, Rumah Berkonsep Tropis Match dengan Warna Earthy yang Klasik

kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.

2 tahun ago

Hasil Quick Count Pemilu 2024 Bisa Segera Dilihat, Ini Lembaga Survei Resmi yang Menyiarkan

Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024

2 tahun ago

5 Cara Membersihkan Meja Granit Agar Permukaannya Tetap Mengkilap Sepanjang Hari

Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…

2 tahun ago