Categories: Ekonomi

Tangkapan Menurun, Nelayan Semringah Harga Ikan Tangkapan Naik Drastis

SEMARAPURA – Menurunnya hasil tangkapan ikan sejak beberapa minggu terakhir membuat harga ikan di pasaran merangkak naik.

Kondisi itu membuat para nelayan di Pantai Segara, Desa Kusamba, Kecamatan Dawan bisa tersenyum puas.

Biaya operasional melaut balik modal. Hasil melaut juga bisa untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Salah seorang nelayan di Pantai Segara, Nengah Suriata, asal Banjar Anyar, Desa Kusamba, Kecamatan Dawan saat bersantai di Pantai Segara, kemarin menuturkan, sejak beberapa minggu terakhir ini hasil tangkapan ikan mengalami penurunan.

Namun, sejak dua minggu yang lalu, harga ikan di pasaran mengalami peningkatan. Bahkan di Pantai Segara, ikan hasil tangkapan para nelayan setempat dihargai dua kali lipat dibanding hari-hari biasa.

“Ikan besar yang biasanya dibayar Rp 14 ribu per ekor, sekarang Rp 25 ribu. Terus ikan yang biasanya Rp 3 ribu – Rp 4 ribu per ekor, sekarang harganya kisaran Rp 6 ribu – Rp 7 ribu per ekor,” bebernya.

Dengan meningkatnya harga ikan, para nelayan di tempat itu pun bisa sedikit tersenyum. Sebab penghasilan dari menangkap ikan tersebut tidak hanya mampu menutupi biaya operasional, tetapi juga bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Untuk biaya operasional melaut, rata-rata berkisar Rp 50 ribu-Rp 150 ribu per sekali melaut, tergantung jauh dekatnya lokasi menangkap ikan.

“Kalau melaut mencari ikan itu seperti orang main togel. Kadang dapat banyak ikan, kadang pulang tidak dapat apa-apa. Tapi, kalau saya, rata-rata dapat saja ikan.

Apalagi dengan harga yang sekarang meningkat, bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari,” terang pria yang telah berprofesi sebagai nelayan sejak umur 18 tahun.

Meski terjadi peningkatan harga ikan yang cukup signifikan, ikan hasil tangkapan nelayan setempat selalu terjual habis.

Itu mengingat hasil tangkapan ikan mengalami penurunan sejak beberapa minggu terakhir. “Ikan hasil tangkapan nelayan di sini tidak ada kata sisa.

Pasti terjual habis. Selain orang Klungkung, tengkulak dari Karangasem juga beli di sini. Bukan untuk dibuat pindang, tapi untuk dijual segar. Biasanya yang jual di pinggir jalan itu,” tandasnya. 

Donny Tabelak

Share
Published by
Donny Tabelak

Recent Posts

Artis dan Pejabat yang Bercerai di Tahun 2025, Dari Raisa hingga Ridwan Kamil

Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.

3 hari ago

Rapor Merah Mees Hilgers Bersama Timnas Indonesia, Rizky Ridho dan Justin Hubner Siap Mengkudeta

Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…

10 bulan ago

Menolak Menyerah, PSSI: Kesempatan Timnas Indonesia Kejar 15 Poin Masih Ada

Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…

1 tahun ago

SW House, Rumah Berkonsep Tropis Match dengan Warna Earthy yang Klasik

kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.

2 tahun ago

Hasil Quick Count Pemilu 2024 Bisa Segera Dilihat, Ini Lembaga Survei Resmi yang Menyiarkan

Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024

2 tahun ago

5 Cara Membersihkan Meja Granit Agar Permukaannya Tetap Mengkilap Sepanjang Hari

Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…

2 tahun ago