tarif-bbnkb-turun-bapenda-penurunan-pendapatan-tak-signifikan
DENPASAR – Rencana penurunan tarif Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) I untuk angkutan umum, tampaknya, bakal diberlakukan dalam waktu dekat.
Apakah berpengaruh dengan pajak daerah? Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bali I Made Santha menyatakan akan ada penurunan pendapatan karena tarif akan diturunkan.
Tapi, menurutnya tidak signifikan. Karena setiap tahun pertumbuhan angkutan Umum yang BBNKB I berjumlah 500 sampai 1000.
“Begini, kalau melihat di tahun pertama begitu berlaku pasti ada dampaknya. Tapi, tidak terlalu besar karena pertumbuhan
angkutan umum itu rata-rata 500 maksimal 1000 unit, itu maksimal lho. Sehingga tahun ini pasti kami ratakan tidak kami ratakan,” ungkap I Made Santha.
Selanjutnya, di tahun kedua pasti banyak angkutan umum yang melakukan balik nama di Bali, karena harganya sudah sama dengan di luar Bali.
“Tahun kedua saya yakin penjualan angkutan umum akan sudah meningkat karena BBNKB sudah sama provinsi lain. Sehingga orang tidak berpaling ngapain beli keluar Bali wong di Bali 10 persen,” cetusnya.
Dikatakan bahwa kebijakan ini menunjukkan keberpihakan kepada angkutan umum. Diperkirakan hanya menurun Rp 1,5 miliar.
Jika hitung-hitungannya berkurang Rp 3 juta dikalikan 500 unit. “Tidak begitu signifikan. Tapi, keberpihakan kepada angkutan umum harus dilaksanakan. Kan gitu ya,” pungkasnya.
Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.
Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…
Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…
kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.
Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024
Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…