Categories: Ekonomi

Pandemi, Petani Buleleng Pilih Tanam Cabai, Harga di Pasar Stabil

SINGARAJA – Para petani di wilayah Kecamatan Sukasada, Buleleng mulai membudidayakan cabai merah besar. 

Selain harganya yang lebih mahal dibanding cabai rawit, perawatannya juga lebih mudah. Salah satunya para petani yang berada di Desa Sambangan, Sukasada. 

Mulanya lahan mereka biasanya ditanami padi, tembakau dan cabai rawit. Namun, kini memilih menanam cabai merah besar untuk mendapat keuntungan yang lebih besar.

“Memilih menanam cabai merah besar. Selain budidaya perawatan cukup mudah, awet dan tahan terhadap faktor cuaca juga karena harga cabai merah besar yang stabil. 

Disamping itu kondisi air yang sulit saat ini,” ungkap Dewa Kresna petani cabai merah besar ditemui saat memanen cabai besar di lahan miliknya.

Dijelaskan Dewa Kresna, tanam cabai merah sangat mudah dipraktikkan. Setelah pemilihan benih, menanam dan tahap persemaian. 

Dalam tahap persemaian ini juga proses paling penting media tanam ditambah menggunakan campuran tanah dan pupuk. 

Baru selanjutnya proses perawatan tanaman. Cabai merah besar biasanya akan dipanen dengan jangka waktu 2,5 bulan.

“Saya sudah tanam 20 ribu bibit cabai merah besar di lahan 1,4 hektar,” ujarnya. Bertani cabai merah besar keuntungan yang didapat lumayan besar lantaran harga yang stabil. 

Kendati turun, namun turun harga cabai besar tidak terlalu drastis seperti cabai rawit. Kemudian awet bertahan lama usai dipetik, mampu bertahan hingga seminggu. 

Sementara cabai rawit paling bertahan hanya 3 hari saja. “Harga normal cabai besar biasanya berkisar Rp 15-18 ribu per kilogram. Tetapi sekarang 12-13 per kilogram,” ungkapnya.

Sejauh ini cabai merah besar masih selain untuk memenuhi pasar lokal di Buleleng. Juga dikirim ke Surabaya, Jawa.

“Saat ini setiap satu kali panen dapat menghasilkan satu ton cabai besar. Biasanya cabai besar satu kali tanam dengan tiga kali panen,” pungkasnya.

Donny Tabelak

Share
Published by
Donny Tabelak

Recent Posts

Artis dan Pejabat yang Bercerai di Tahun 2025, Dari Raisa hingga Ridwan Kamil

Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.

4 bulan ago

Rapor Merah Mees Hilgers Bersama Timnas Indonesia, Rizky Ridho dan Justin Hubner Siap Mengkudeta

Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…

1 tahun ago

Menolak Menyerah, PSSI: Kesempatan Timnas Indonesia Kejar 15 Poin Masih Ada

Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…

2 tahun ago

SW House, Rumah Berkonsep Tropis Match dengan Warna Earthy yang Klasik

kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.

2 tahun ago

Hasil Quick Count Pemilu 2024 Bisa Segera Dilihat, Ini Lembaga Survei Resmi yang Menyiarkan

Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024

2 tahun ago

5 Cara Membersihkan Meja Granit Agar Permukaannya Tetap Mengkilap Sepanjang Hari

Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…

2 tahun ago