ukm-seniman-bali-dan-diaspora-galang-dana-untuk-korban-gempa-lombok
DENPASAR – Para pelaku usaha kecil menengah (UKM) dan seniman di Bali bersama-sama diaspora Indonesia menggalang setidaknya Rp 50 juta lewat acara amal “Together For Lombok”.
Acara yang digelar Sabtu, (25/8) kemarin di Restoran Lada Putih dan Rissois, Bali, dimeriahkan oleh penampilan sejumlah musisi, penari, penyair, pelukis, penata rias, dan peragaan busana dari desainer terkenal.
Tak kurang 300 pengunjung dari 11 negara memadati acara dan mengikuti sayembara berhadiah dari para sponsor acara.
Ketua Penyelenggara “Together For Lombok” Amron-Paul Yuwono menjelaskan bahwa pihaknya terpanggil untuk mengumpulkan berbagai individu lintas profesi dan sektor untuk membantu Lombok.
“Kami mengundang segenap individu dari segala macam profesi dan latar belakang untuk bersama-sama sebagai komunitas mengumpulkan dana guna membantu para korban gempa di Lombok dan sekitarnya,” ujar Amron-Paul.
Cuaca panas tidak menyurutkan antusias pengunjung untuk menyaksikan berbagai penampilan yang dimulai sejak jam 1 siang hingga 8 malam.
Finalis X Factor Indonesia Gede Bagus membuka acara dan memukau segenap pengunjung yang hadir lewat suara emasnya.
Petikan harpa Maya Hasan membius segenap peserta hingga larut dalam suasana kehangatan dan harmoni.
Penyair Dhenok Kristianti menggugah jiwa kemanusiaan dan keIndonesiaan untuk saling membantu sesama anak bangsa.
Tidak kurang 20 vendor berpartisipasi dalam acara “Together For Lombok” dan menyisihkan setidaknya 20 persen keuntungan mereka untuk penggalangan dana.
Bahkan, ada beberapa vendor yang menyerahkan 100 persen keuntungan mereka demi membantu para korban di Lombok. Hingga berita ini diturunkan, “Together For Lombok” setidaknya berhasil menggalang Rp 50 juta.
Direktur Eksekutif Indonesian Diaspora Network-United Hamdan Hamedan mengatakan bahwa hasil penggalangan dana “Together For Lombok” akan digabung dengan hasil penggalangan dana dari diaspora Indonesia di seluruh dunia.
“Hasilnya akan digabung dengan penggalangan dana online dan on-site yang sudah dan akan berlangsung di beberapa lokasi seperti San Francisco, Los Angeles, Den Haag, dan beberapa tempat lainnya,” tutur Hamdan.
Ia menambahkan bahwa setelah seluruh dana terkumpul pihaknya akan menuju Lombok untuk melakukan pengecekan ke lokasi dan menyalurkan bantuan sesuai dengan kebutuhan di sana.
“Kemudian kami akan turun langsung ke lokasi dan menyalurkan bantuan langsung kepada para korban sesuai dengan kebutuhan mereka,” pungkas Hamdan.
Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.
Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…
Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…
kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.
Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024
Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…