Categories: Events

Hut Dinkes Bali ke – 65, Jenguk Ahli Serangga Satu-satunya di Bali

MANGUPURA – Serangkaian hari ulang tahun (HUT) Dinas Kesehatan (Dinkes) Bali ke- 67, Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Provinsi Bali dr. Ketut Suarjaya mengunjungi I Wayan Nurja, ahli nyamuk satu-satunya yang dimiliki Bali. 

Yakni, ke Banjar Pengembungan Sari, Bongkasa, Abiansemal, Badung, kemarin (24/1). Rombongan disambut Ni Ketut Suti Arnati (istri Nurja) dan dua dari tiga buah hati Nurja; I Gede Sujana Indra Prabawa dan Ni Nyoman Sri Yati Nopita Dewi.

’’Bapak Nurja adalah salah satu orang yang berjasa bagi Bali. Beliau adalah seorang ahli entomologi (ilmu yang mempelajari serangga, Red).

Ahli nyamuk. Satu-satunya dimiliki Bali. Berkat Beliau tahun 2014 seluruh kabupaten/ kota di Bali dinyatakan 100 persen eliminasi malaria,’’ ucap Suarjaya. 

Sambil duduk di kursi roda akibat stroke sejak 2014 silam, Nurja tetap fasih mengingat data, khususnya soal nyamuk.

’’Tinggal sering- sering ke lapangan. Kalau nyamuk jarang dilihat, akan lupa,’’ ucap Nurja kepada mantan rekan- rekan kerjanya. 

Nurja tampak ikut tertawa, saat beberapa rekannya nyeletuk dari suara saja, dia bisa membedakan nyamuk jantan dan betina.

Diskusi seputar 48 spesies nyamuk di Bali dan 139 kasus demam berdarah dengue (DBD) hingga minggu ketiga di Januari 2019 ini, juga dia simak dengan cermat sembari memberi sejumlah masukan.

Suarjaya menambahkan, untuk 2019, kabupaten/ kota di Bali akan kembali di- assessment. Bila memenuhi nilai standar, Bali akan menjadi provinsi pertama di Indonesia yang 100 persen eliminasi malaria.

’’Pada setiap peringatan ulang tahun, Dinkes Bali memiliki budaya mengingat orang-orang yang berjasa di bidang kesehatan,’’ tandasnya memaparkan kunjungan tersebut. 

Kepada Jawa Pos Radar Bali, istri Nurja, Ni Ketut Suti Arnati, mengucapkan banyak terima kasih atas sumbangan dan rasa persaudaraan yang ditunjukkan Dinkes Bali.

’’Suksma banget tiang. Tidak bisa saya balas budi. Kalau ada teman Bapak (Nurja, Red) lewat, mereka singgah. Meski kejadian lama, tetap dikunjungi teman-temannya,’’ ucap Suti Arnati. 

Sejak pensiun pada 2016 pasca terserang stroke 2014 silam, kata sang istri, rutinitas Nurja berjemur di pagi hari dan menonton televisi. (rba/djo)

Donny Tabelak

Share
Published by
Donny Tabelak
Tags: dinkes bali

Recent Posts

Artis dan Pejabat yang Bercerai di Tahun 2025, Dari Raisa hingga Ridwan Kamil

Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.

4 hari ago

Rapor Merah Mees Hilgers Bersama Timnas Indonesia, Rizky Ridho dan Justin Hubner Siap Mengkudeta

Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…

10 bulan ago

Menolak Menyerah, PSSI: Kesempatan Timnas Indonesia Kejar 15 Poin Masih Ada

Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…

1 tahun ago

SW House, Rumah Berkonsep Tropis Match dengan Warna Earthy yang Klasik

kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.

2 tahun ago

Hasil Quick Count Pemilu 2024 Bisa Segera Dilihat, Ini Lembaga Survei Resmi yang Menyiarkan

Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024

2 tahun ago

5 Cara Membersihkan Meja Granit Agar Permukaannya Tetap Mengkilap Sepanjang Hari

Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…

2 tahun ago