Categories: Events

Nyoman Suardana: JKN-KIS Menjadi Penolong Keluarga Saya

SINGARAJA – Berbagai macam manfaat dapat dirasakan masyarakat setelah dirinya terdaftar sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Apalagi saat mereka sedang jatuh sakit, masyarakat dapat menggunakan Kartu Indonesia Sehat (KIS) untuk berobat dan memperoleh pelayanan kesehatan di Fasilitas Kesehatan (Faskes) yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan.

Begitu juga yang dirasakan Nyoman Suardana, salah satu peserta JKN-KIS saat ditemui oleh Radar Bali mengatakan bahwa dirinya telah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS pada segmen peserta Pekerja Penerima Upah (PPU) kelas II.

Menurutnya, memiliki Jaminan Kesehatan disaat kondisi sedang berjuang melawan pandemi sangat penting.

Dengan kondisi ekonomi yang sedang turun, ditambah dengan biaya pelayanan kesehatan yang semakin meningkat, terdaftar sebagai peserta JKN-KIS

menjadi salah satu alternatif untuk mendapatkan pelayanan kesehatan tanpa khawatir dibebankan masalah biaya.

“Biaya kesehatan pastinya tidaklah murah, belum lagi biaya obat-obatan dan tindakan medis lainnya, tentu jaminan kesehatan sangatlah penting untuk dimiliki oleh setiap orang,” ungkap Suardana.

Dirinya cukup bersyukur, karena iuran kepesertaan JKN-KIS miliknya dan seluruh anggota keluarganya telah dibayarkan oleh perusahaan di tempat ia bekerja.

Ia pun mengungkapkan bahwa menjadi peserta JKN KIS juga sangat mulia karena bisa membantu sesama peserta lain yang membutuhkan.

Karena prinsip dari Program JKN-KIS ini adalah gotong royong, yang sakit membantu yang sehat, yang mampu membantu yang tidak mampu.

“Dengan prinsip gotong royong ini diharapkan seluruh peserta selalu melaksanakan kewajibannya dengan tetap rutin membayar iuran setiap bulannya.

Membayar iuran dengan rutin juga dapat menghindari penonaktifan kepesertaan, sehingga kita dapat mengakses pelayanan kesehatan kapanpun dan dimanapun kita butuhkan,” tambahnya.

Ia dan keluarga mengucapkan terima kasih kepada BPJS Kesehatan karena telah menjamin dirinya dan keluarga dalam program JKN-KIS.

“Tidak bisa saya bayangkan jika suatu saat tiba-tiba terserang sakit dan saya tidak memiliki Jaminan Kesehatan, berapa biaya pengobatan yang harus dikeluarkan.

Kesehatan adalah sesuatu yang sangat berharga dan mahal, sehingga sudah seharusnya kita menjaga kesehatan dan melakukan pencegahan sedini mungkin dengan menerapkan pola hidup sehat,” tuturnya.

 

 

 

Donny Tabelak

Share
Published by
Donny Tabelak

Recent Posts

Artis dan Pejabat yang Bercerai di Tahun 2025, Dari Raisa hingga Ridwan Kamil

Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.

1 minggu ago

Rapor Merah Mees Hilgers Bersama Timnas Indonesia, Rizky Ridho dan Justin Hubner Siap Mengkudeta

Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…

10 bulan ago

Menolak Menyerah, PSSI: Kesempatan Timnas Indonesia Kejar 15 Poin Masih Ada

Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…

1 tahun ago

SW House, Rumah Berkonsep Tropis Match dengan Warna Earthy yang Klasik

kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.

2 tahun ago

Hasil Quick Count Pemilu 2024 Bisa Segera Dilihat, Ini Lembaga Survei Resmi yang Menyiarkan

Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024

2 tahun ago

5 Cara Membersihkan Meja Granit Agar Permukaannya Tetap Mengkilap Sepanjang Hari

Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…

2 tahun ago