peras-pedagang-martabak-pria-bertato-klaim-anggota-ormas-diciduk
RadarBali.com – Aksi pemerasan pria bertato lagi-lagi terjadi. Kali ini menimpa seorang pedagang martabak di Banjar Munduk, Desa Pohsanten, Mendoyo, Jembrana.
Ismanto, 33, pedagang martabak asal Banjar Tirtakusuma, Desa Candikusuma, Melaya, Rabu (13/9) dini hari dilaporkan jadi korban pemerasan seorang pria bertato yang belakangan diketahui bernama Nyoman Gede Adi Suarnita alias Koga, 34.
Menurut informasi, kejadian bermula ketika Selasa (12/9) malam, pelaku yang mengklaim anggota ormas terbesar di Bali mendatangi korban.
Tujuannya adalah meminta uang keamanan. Tidak mau ribut, Ismanto kemudian menyerahkan sejumlah uang kepada terlapor.
Usai pergi, korban segera melaporkan kasus yang dialaminya ke Polsek Mendoyo. Korban mengaku terpaksa mengadukan kasus yang dialaminya karena pemerasan yang dialaminya bukan sekali dua kali terjadi.
Melainkan sudah beberapa kali. Mendapat laporan korban, tim buser Polsek Mendoyo segera bergerak. Hasilnya, beberapa jam kemudian pelaku berhasil diamankan.
Dari tangannya, polisi mengamankan uang Rp 30 ribu dan satu unit sepeda motor DK 4753. “Kasusnya sedang dalam tahap penyidikan,” papar sumber di Polsek Mendoyo.
Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.
Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…
Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…
kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.
Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024
Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…