Categories: Hukum & kriminal

NGERI! Sepanjang 2017, Kasus Kriminalitas di Denpasar Naik 600 Persen

DENPASAR – Denpasar kian rawan. Lonjakan kasus kriminalitas sepanjang tahun 2017 sangat tajam. Pada 2016 hanya terjadi 75 kasus dengan 129 tersangka.

Namun, tahun ini meningkat hampir 600 persen. Tercatat terjadi 429 kasus kriminal dengan 352 tersangka dari total 1.371 laporan yang masuk.

Jumlah laporan yang masuk dan terdata di SPKT (Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu) tercatat sebanyak 379 kasus belum selesai.

Kapolresta Denpasar Kombes Hadi Purnomo dalam jumpa pers akhir tahun kemarin menyebut, kasus-kasus tak selesai tersebut masih dalam proses lidik dan sidik.

Ditilik berdasar jenis kasus, curat atau pencurian dengan pemberatan menempati rangking pertama. Yakni sebanyak 122 kasus dengan tersangka berjumlah 134 orang.

Ini merupakan lonjakan luar biasa lantaran di tahun sebelumnya hanya terjadi 14 kasus curat dengan 31 orang tersangka.

Disusul kasus pencurian biasa sebanyak 102 kasus cusa yang di tahun sebelumnya cuma terdata sebanyak 5 kasus. Peningkatan signifikan juga terjadi pada curanmor.

Tahun 2017 tercatat sebanyak 59 kasus dengan 65 tersangka. Di tahun 2016 hanya terjadi 19 kasus dengan 21 tersangka.

Pencurian dengan kekerasan yang di tahun sebelumnya nihil, tahun ini terjadi 12 kasus dengan 16 tersangka. Termasuk sajam 17 kasus.

Yang paling mengerikan adalah kasus pembunuhan. Tercatat sepanjang tahun ini terdapat 10 kasus pembunuhan dengan 18 orang tersangka.

Di tahun sebelumnya hanya terdapat 2 kasus dengan 3 orang tersangka. Kasus kriminal lain yang tercatat mencakup pembobolan ATM (2 kasus 3 tersangka),

penganiayaan (6 kasus 6 tersangka), pengancaman (24 kasus 2 tersangka), penggelapan (9 kasus 9 tersangka), penadahan (13 kasus 13 tersangka), dan perampasan (3 kasus 3 tersangka).

Kasus kriminal yang melibatkan orang asing juga bertambah dari 13 kasus di tahun 2016 menjadi 17 kasus di tahun 2017.

Menariknya, kasus geng motor dan bentrok antar organisasi kemasyarakatan (ormas) yang mencolok di tahun 2016 tiarap tahun ini.

Khususnya saat komando Polda Bali dipegang oleh Irjen Pol Petrus Reinhard Golose. Terkait lonjakan kasus pencurian yang sangat signifikan, Kombes Hadi menyebut didominasi oleh faktor ekonomi.

Yang berbeda dengan tahun sebelumnya adalah keterlibatan orang asing di dalamnya sebagai pelaku. Hal itu dibuktikan dengan penangkapan tiga warga negara asing yang membobol ATM Indomaret Jalan Tangkuban Perahu.

Sementara kasus pembobolan ATM di Jalan By Pass Ngurah Rai yang hingga kini masih gelap diduga kuat juga melibatkan WNA.

Donny Tabelak

Share
Published by
Donny Tabelak

Recent Posts

Artis dan Pejabat yang Bercerai di Tahun 2025, Dari Raisa hingga Ridwan Kamil

Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.

2 minggu ago

Rapor Merah Mees Hilgers Bersama Timnas Indonesia, Rizky Ridho dan Justin Hubner Siap Mengkudeta

Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…

10 bulan ago

Menolak Menyerah, PSSI: Kesempatan Timnas Indonesia Kejar 15 Poin Masih Ada

Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…

1 tahun ago

SW House, Rumah Berkonsep Tropis Match dengan Warna Earthy yang Klasik

kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.

2 tahun ago

Hasil Quick Count Pemilu 2024 Bisa Segera Dilihat, Ini Lembaga Survei Resmi yang Menyiarkan

Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024

2 tahun ago

5 Cara Membersihkan Meja Granit Agar Permukaannya Tetap Mengkilap Sepanjang Hari

Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…

2 tahun ago