perampokan-duit-atm-bca-tak-terlacak-ini-kesulitan-polisi-duh
DENPASAR – Kerja polisi mengungkap kasus perampokan uang ATM Bank BCA senilai Rp 1,8 miliar di Jalan Bypass Ngurah Rai, Benoa, Kuta Selatan, Badung, Rabu (25/4) lalu, ternyata tak semudah dibayangkan.
Petugas kepolisian menemui kendala pada bukti petunjuk. Celakanya, sejumlah CCTV di sepanjang jalan kawasan Nusa Dua, diketahui tak berfungsi.
Satu-satunya solusi, penyidik memfokuskan penyidikan pada sejumlah saksi yang terlibat kasus ini. “Ada 15 saksi yang kami mintai keterangan, kemungkinan masih bertambah,” ujar sumber di Polresta Denpasar.
Saksi yang diperiksa kemungkinan bertambah karena kepolisian menemukan kendala pada bukti petunjuk CCTV.
“Terus terang, CCTV di kawasan Jalan Bypass Nusa Dua banyak tak berfungsi. Cuma gaya-gayaan saja. Baik di jalan maupun di sejumlah toko modern,
dan rumah-rumah yang terletak di depan jalan umum. Ada beberapa yang aktif, tapi gambarnya kabur,” beber sumber kepolisian.
Ironisnya, CCTV milik Bank BCA (TKP, red) tidak bisa di pakai. “Setelah kejadian baru diganti CCTV yang mahal,” bebernya.
Lampu di jalan di TKP juga banyak yang mati. Meski menemui sejumlah kendala, kepolisian terus berusaha mengungkap kasus ini.
Kapolresta Denpasar Kombes Hadi Purnomo membenarkan penyidik menemui sejumlah kendala mengungkap perampokan duit ATM Bank BCA.
“Yang jelas, penyelidikan masih terus berjalan untuk mengungkap siapa pelaku sebenarnya,” tutur Kapolresta Hadi.
Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.
Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…
Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…
kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.
Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024
Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…