Categories: Hukum & kriminal

Saat Berikan Peringatan Ketiga Ormas, Gubernur Bali Menangis Haru

DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster akhirnya merespon surat rekomendasi Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Reinhard Golose untuk membekukan sementara tiga ormas besar di Bali.

Bahkan sebagai tindak lanjut surat rekomendasi tentang pembekuan tiga organisasi kemasyarakatan (Ormas) di Bali, Selasa (15/1) ia memanggil  dan mengumpulkan tiga pimpinan ormas ke kantor Gubernur Bali di Renon.

Usai dipanggil, gubernur juga memberikan Surat Peringatan (SP) kepada tiga Ormas, Yaitu DPP Laskar Bali (LB), DPD Keluarga Suka Duka Baladika Bali dan Pemuda Bali Bersatu (PBB).

Surat peringatan tersebut diterima langsung oleh Ketua Laskar Bali AA Ketut Suma Wedanta alias Agung Alit,  Ketua Baladika Bali Bagus Alit Sucipta alias Gus Bota dan Sekretaris PBB, I Gede Putu Mahardika. 


Selain menerima surat, ketiga pimpinan ormas besar di Bali, itu juga menandatangani memorandum of understanding (MoU) dengan bersepakat melaksanakan kegiatan bersama-sama dalam waktu dekat berupa deklarasi menjaga ketertiban, kenyamanan, keamanan dan kedamaian masyarakat Bali.


“Sekaligus untuk menciptakan suasana yang kondusif menghadapi Pemilu serentak 2019,” tandas Koster.

Bahkan usai bertemu dengan ormas, mantan anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Dapil Bali ini juga terlihat meneteskan air mata karena terharu.


“Saya mohon kawan-kawan bisa memahami posisi saya ini. apa yang saya lakukan sebagai gubernur, inilah yang terbaik yang  bisa saya lakukan, menyikapi surat dari bapak kapolda,” ujarnya dengan terbata-bata.


“Ini opsi maksimal yang saya berikan. yang bisa saya pertanggung jawabkan, sesuai dengan peraturan peundang-undangan,” ujarnya sambil teteskan air mata.


Masih pada kesempatan itu, Koster juga menyampaikan rasa bangga dan berterima kasih dengan pimpinan ormas, karena menurutnya para pimpinan ini begitu tulus menandatangani dan menerima surat peringatan.


“Bahkan mereka akan membuat kegiatan bersama. Laskar Bali, Baladika dan Pemuda Bali Bersatu bersepakat akan melakukan kegiatan bersama untuk menjaga ketertiban, keamanan, dan kebanggaan masyarakat Bali,”imbuhnya. 


Termasuk dalam persiapan Pemilu 2019 yang akan datang, kata Koster, dengan bersatunya ketiga pimpinan ormas di Bali, ini sekaligus akan menjawab persepsi negatif publik

 

 “Bahwa ini adalah orang-orang sesungguhnya bisa kita ajak secara bersama, untuk menjaga Bali menuju Bali yang aman dan nyaman, itu,” pungkasnya.

 

Donny Tabelak

Share
Published by
Donny Tabelak

Recent Posts

Artis dan Pejabat yang Bercerai di Tahun 2025, Dari Raisa hingga Ridwan Kamil

Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.

3 hari ago

Rapor Merah Mees Hilgers Bersama Timnas Indonesia, Rizky Ridho dan Justin Hubner Siap Mengkudeta

Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…

10 bulan ago

Menolak Menyerah, PSSI: Kesempatan Timnas Indonesia Kejar 15 Poin Masih Ada

Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…

1 tahun ago

SW House, Rumah Berkonsep Tropis Match dengan Warna Earthy yang Klasik

kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.

2 tahun ago

Hasil Quick Count Pemilu 2024 Bisa Segera Dilihat, Ini Lembaga Survei Resmi yang Menyiarkan

Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024

2 tahun ago

5 Cara Membersihkan Meja Granit Agar Permukaannya Tetap Mengkilap Sepanjang Hari

Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…

2 tahun ago