Categories: Hukum & kriminal

Tengkorak Misterius Masih Jadi Misteri, Polda Bali Turun Tangan

SERIRIT – Meski kerangka tulang manusia di kebun kakao milik PT Mayora, Banjar Dinas Tegalenga, Desa Kalisada, Kecamatan Seririt, Juli lalu, sudah dikubur di Setra Desa Adat Buleleng,

Banjar Jawa, Buleleng, namun pihak kepolisian masih terus menelusuri dan mendalami tulang belulang yang ditemukan seorang warga Banjar Dinas Tegalenga, Desa Kalisada, bernama Made Artika, 59. 

Sebelumnya terkuak identitas tengkorak berjenis kelamin perempuan dengan usai berkisar 20 sampai 30 tahun melalui serangkaian tes DNA oleh Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Bali.

Menurut informasi, pemilik tengkorak tersebut adalah salah seorang warga asing yang sedang berlibur ke Bali.

Wisatawan asing tersebut diduga berasal dari asia tenggara. Sehingga pihak kepolisian terus mendalami. 

Pantauan Jawa Pos Radar Bali, sejumlah orang bersama anggota kepolisian dari Polda Bali, Polres Buleleng dan Polsek Seririt mendatangi TKP penemuan tengkorak di Banjar Dinas Tegalenga, Desa Kalisada.

Mereka datang untuk menggali informasi dan meminta penjelasan kepada saksi pertama yang menemukan tengkorak tersebut.

Tak hanya itu, warga yang tinggal di sekitar TKP juga dipanggil untuk dimintai keterangan. Beberapa di antaranya tidak bisa berbahasa Indonesia.

Mereka bertanya secara detail kepada Made Artika saksi mata pertama kali menemukan tulang belulang tengkorak tersebut.

Bahkan Kapolsek Seririt Kompol Made Uder yang ikut mendampingi terlibat pembicaraan serius dengan para pihak yang datang ke TKP kemarin. 

Selain menanyakan, posisi tengkorak saat ditemukan, mereka juga bertanya atas alasan apa saksi Made Artika ada ditempat itu sehingga menemukan tengkorak itu.

Bahkan, salah seorang warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi penemuan tengkorak diminta datang untuk dimintai keterangan.

Warga tersebut bernama Nyoman Wija, 68, tinggal di sisi selatan tempat tengkorak ditemukan. Dia menyebut sekitar bulan Januari 2019 selama 25 hari secara terus menerus mencium bau yang sangat menyengat.

Dan bau itu, katanya, tidak seperti bau bangkai yang kerap ia cium dari tempat itu. “Baunya sangat tajam dan itu terjadi selama 15 hari lebih, sangat menyengat,” terangnya.

Konon, beberapa orang tengah melakukan pendalaman atas temuan tengkorak tersebut. Bahkan disebutkan,sudah ada pihak yang mengakui kehilangan anggota keluarga dengan mencocokkan melalui hasil tes DNA Polda Bali. 

Kapolres Buleleng AKBP Suratno saat dikonfirmasi terkait tindak lanjut temuan tengkorak di Desa Kalisada tidak menampik.

Menurutnya, kedatangan sejumlah orang didampingi anggota kepolisian dari Polda Bali merupakan wewenang Polda.

“Itu kewenangangan Polda. Kalaupun ada pihak yang ingin mencari tahu lebih detil seharusnya membawa data pembanding (DNA) dari tempat asalnya,” tandasnya.

Seperti diberitakan, potongan tulang kerangka manusia yang tidak utuh ditemukan Made Artika warga Banjar Dinas Tegalenge, Desa Kalisada, Sabtu (6/7) sore.

Karena takut Artika tidak berani mengambil tindakan apapun. Barulah kesokan harinya temuan itu dilaporkan kepada Kepala Dusun Ketut Winarta.

Mendapat laporan itu Winarta bersama Kelian Adat Kalisada mendatangi TKP yakni Kebun Kakao milik PT. Mayora yang digarap oleh Nyoman Bagiarta.

Dilokasi kebun tersebut ditemukan kepala (tengkorak) terpisah dan beberapa tulang masih yang terbungkus karung plastik. 

Donny Tabelak

Share
Published by
Donny Tabelak

Recent Posts

Artis dan Pejabat yang Bercerai di Tahun 2025, Dari Raisa hingga Ridwan Kamil

Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.

1 minggu ago

Rapor Merah Mees Hilgers Bersama Timnas Indonesia, Rizky Ridho dan Justin Hubner Siap Mengkudeta

Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…

10 bulan ago

Menolak Menyerah, PSSI: Kesempatan Timnas Indonesia Kejar 15 Poin Masih Ada

Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…

1 tahun ago

SW House, Rumah Berkonsep Tropis Match dengan Warna Earthy yang Klasik

kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.

2 tahun ago

Hasil Quick Count Pemilu 2024 Bisa Segera Dilihat, Ini Lembaga Survei Resmi yang Menyiarkan

Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024

2 tahun ago

5 Cara Membersihkan Meja Granit Agar Permukaannya Tetap Mengkilap Sepanjang Hari

Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…

2 tahun ago