Categories: Hukum & kriminal

Merasa Diremehkan di Medsos, Tikam Mantan Istri Dua Kali, Aris Dibekuk

DENPASAR – Darah kembali tumpah di gumi Bali gara-gara salah satu pasangan suami istri tak bisa mengendalikan diri.

Setelah kejadian serupa menewaskan Halimah di depan kampus Stisipol Wirabakti, Denpasar, Selasa (15/10) lalu, kejadian serupa terjadi, Kamis (17/10) lalu.

Hanya gara-gara chatting atau obrolan di media sosial (medsos), Ketut Gede Ariasta alias Separ alias Aris tega menikam Ni Gusti Ayu Sriasih, 21, mantan istrinya.

Duda 23 tahun asal Karangasem itu menusuk Ayu sebanyak dua kali di bagian pinggang kanan dan kiri pada Kamis (17/10) lalu.

Menurut informasi, Kamis (17/10) dini hari sekitar pukul 01.00 bertempat di kamar kos korban di Jalan Gunung Sanghyang Nomor 124, korban didatangi pelaku.

Aris yang baru pulang dari tempat kerjanya sengaja mampir ke kos korban. “Pada saat itu pintu kos terkunci dan pelaku tidak dapat masuk k kosan korban.

Pelaku yang juga mantan suami pelaku mendobrak pintu dan bertemu dengan korban,” beber sumber kemarin.

Pelaku menyatakan kedatangannya ke tempat kos korban terkait permasalahan balasan chat di jejaring sosial media.

Pelaku merasa diremehkan korban karena disebut tidak mampu memberikan biaya hidup berumah tangga.

Cekcok mulut antara pelaku dengan korban tak terhindarkan. Pelaku yang emosi akhirnya menusuk korban pada bagian pinggang kanan dan kiri.

Setelah melakukan penganiayaan pelaku mengunci pintu kos korban dan langsung kabur. “Pelaku emosi dan menusuk korban sebanyak dua kali pada bagian pinggang menggunakan pisau yang dibawa oleh pelaku,” imbuh sumber.

Kejadian itu dilaporkan masyarakat ke kepolisian. Berdasar laporan tersebut, Polresta Denpasar di-back-up Polres Karangasem

melakukan penyelidikan di tempat asal pelaku, di Banjar Dinas Gunaksa, Desa Ababi, Kecamatan Abang, Karangasem.

Dari hasil penyelidikan tersebut, polisi menangkap pelaku ketika hendak membantu kakaknya membawa truk ke arah Selat, Karangasem.

Pelaku mengakui perbuatannya melakukan penganiayaan didasari rasa kesal dan kecewa. “Pelaku merasa harga dirinya diremehkan oleh korban, sehingga pelaku kalap dan menusuk korban menggunakan pisau,” beber sumber.

Selanjutnya pelaku digiring ke Mapolresta Denpasar. Polisi mengamankan barang bukti sebilah pisau bergagang besi beserta sarungnya, celana pelaku yang berisi darah korban, dan sepeda motor yang digunakan pelaku.

Kasatreskrim Polresta Denpasar Kompol Wayan Artha Ariawan mengatakan, dari hasil interogasi pelaku mengakui menusuk mantan istrinya karena kesal dan kecewa merasa harga dirinya diremehkan oleh korban.

“Sehingga pelaku kalap dan menusuk korban menggunakan pisau yang dibawa pelaku di dalam tasnya,” terang Ariawan. 

Donny Tabelak

Share
Published by
Donny Tabelak

Recent Posts

Artis dan Pejabat yang Bercerai di Tahun 2025, Dari Raisa hingga Ridwan Kamil

Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.

2 hari ago

Rapor Merah Mees Hilgers Bersama Timnas Indonesia, Rizky Ridho dan Justin Hubner Siap Mengkudeta

Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…

10 bulan ago

Menolak Menyerah, PSSI: Kesempatan Timnas Indonesia Kejar 15 Poin Masih Ada

Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…

1 tahun ago

SW House, Rumah Berkonsep Tropis Match dengan Warna Earthy yang Klasik

kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.

2 tahun ago

Hasil Quick Count Pemilu 2024 Bisa Segera Dilihat, Ini Lembaga Survei Resmi yang Menyiarkan

Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024

2 tahun ago

5 Cara Membersihkan Meja Granit Agar Permukaannya Tetap Mengkilap Sepanjang Hari

Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…

2 tahun ago