Categories: Hukum & kriminal

Identitas Mayat Perempuan Membusuk Terkuak, Begini Kronologisnya…

NEGARA – Tim Inafis Polres Jembrana akhirnya berhasil membongkar identitas mayat perempuan membusuk 

yang ditemukan di pinggir pantai di Banjar Tirtakusuma, Desa Candikusuma, Kecamatan Melaya, Jembrana.

Belakangan, mayat perempuan itu diketahui bernama Sumaiyah, 38, warga Dusun Gumuk Agung, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, Jawa Timur.

Identitas mayat tersebut diketahui melalui pengecekan sidik jari menggunakan Inafis Portable System Polres Jembrana. 

Menurut Kapolsek Melaya Kompol Ketut Wijaya Kusuma, penemuan mayat korban ketika nelayan setempat Bambang Herawan, 45, dan Ramli, 40, memancing sekitar 1 mil dari pantai.

Kedua nelayan tersebut sedang melaut mencari ikan, tiba-tiba melihat benda mengapung menyerupai boneka.

Namun ternyata, setelah didekati ternyata mayat manusia dengan posisi telentang tanpa busana. Kondisi mayat sudah dalam kondisi membengkak.

Kapolsek Melaya Kompol Ketut Wijaya Kusuma mengatakan, penemuan mayat oleh dua nelayan di tengah laut 

tersebut selanjutnya disampaikan pada dua nelayan lain yang berada di pos terapung milik salah satu perusahaan. 

Empat orang tersebut kemudian mengevakuasi mayat ke pinggir pantai, selanjutnya melaporkan pihak kepolisian. 

“Warga sekitar tidak ada yang mengenali mayat wanita tersebut,” jelasnya. Selanjutnya, dilakukan pemeriksaan oleh tim Inafis Polres Jembrana bersama tim medis untuk melakukan pemeriksaan dan proses identifikasi. 

Mayat perempuan tanpa busana tersebut memiliki ciri-ciri tinggi badan sekitar 153 centimeter, rambut pendek model potongan rambut laki-laki, dan ditemukan bekas luka di kepala belakang.

Mengenai bekas luka pada mayat korban, pihaknya masih belum bisa menyimpulkan karena perlu pemeriksaan lebih lanjut. 

“Jadi, dari pandangan kasat mata kami tadi mayat yang ditemukan itu dalam keadaan telanjang bulat, seorang perempuan, 

tanpa identitas dan saat dilakukan pemeriksaan memang ada luka di kepala yang mengeluarkan darah. 

Itupun indikasinya tenggelam atau bagaimana nanti ahlinya yang menentukan, tapi dari pengamatan kami memang ada bekas jaritan di kepala belakang bekas luka,” ujarnya.

Saat ini mayat masih dititipkan di kamar jenazah RSU Negara menunggu pihak keluarga untuk mengambil mayat tersebut. 

“Pihak keluarga sudah dihubungi dan mayat akan dijemput,” bebernya. Kapolsek Kompol Ketut Wijaya Kusuma menjelaskan, 

berdasar keterangan dari Santoso, ayah korban, pada hari Selasa (29/10) sekitar pukul 23.00 WIB anaknya tiba di rumahnya di Dusun Susukan Lor, Desa Gladag, Kecamatan Rogojampi.

Korban sempat menginap kemudian keesokan harinya berpamitan akan pergi ke rumah sapupunya di Tabanan, namun tidak membawa uang dan handphone. 

“Menurut keterangan orang tua korban, lanjutnya,  korban mempunyai kelainan jiwa semenjak ia menikah kurang lebih 11 tahun 

yang lalu ketika anaknya baru berumur 9 tahun dan sering keluar rumah serta ketika di rumah suka membuka baju,” jelasnya.

Terkait dengan luka jaritan di belakang telinga sebelah kiri korban itu korban terjatuh kemudian di rujuk ke RS Blambangan oleh anggota Polisi kejadian 

itu kurang lebih 1 bulan yang lalu sesuai pemeriksaan di rumah sakit bahwa terjadi penggumpalan darah di kepala belakang.

“Bapak korban menolak anaknya untuk di otopsi dan mengikhlaskan dan menerima kematiannya,” ujarnya. 

Donny Tabelak

Share
Published by
Donny Tabelak

Recent Posts

Artis dan Pejabat yang Bercerai di Tahun 2025, Dari Raisa hingga Ridwan Kamil

Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.

4 hari ago

Rapor Merah Mees Hilgers Bersama Timnas Indonesia, Rizky Ridho dan Justin Hubner Siap Mengkudeta

Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…

10 bulan ago

Menolak Menyerah, PSSI: Kesempatan Timnas Indonesia Kejar 15 Poin Masih Ada

Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…

1 tahun ago

SW House, Rumah Berkonsep Tropis Match dengan Warna Earthy yang Klasik

kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.

2 tahun ago

Hasil Quick Count Pemilu 2024 Bisa Segera Dilihat, Ini Lembaga Survei Resmi yang Menyiarkan

Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024

2 tahun ago

5 Cara Membersihkan Meja Granit Agar Permukaannya Tetap Mengkilap Sepanjang Hari

Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…

2 tahun ago