bebas-murni-sara-connor-mengaku-rindu-anaknya-di-australia
DENPASAR – Jumat (17/7) hari ini, setelah menjalani proses administrasi deportasi, jika tidak ada aral melintang Sara Connor, 49,
terpidana kasus pembunuhan Aipda Wayan Sudarsa, anggota Polantas Posek Kuta pada 2016 silam, akan langsung kembali ke negaranya.
Menurut informasi, Sara Connor tidak bisa langsung terbang ke Australia karena tidak ada penerbangan langsung dari Bali pasca pandemic Covid-19 merebak.
Ibu dua anak itu terlebih dulu terbang ke Jakarta. Setelah itu menuju Malaysia, barulah ia terbang ke Sydney.
Edward Pangkahila, pengacara yang mendampingi Sara mengatakan, Sara sangat antusias menyambut kebebasannya.
Menurut Edward, Sara berterimakasih kepada semua pihak di Indonesia. “Sara sangat senang bisa bebas. Momen ini (bebas murni) akhirnya tiba,
dia sangat menunggu momen ini. Dia bilang sangat kangen dengan anak-anaknya di Australia,” tutur Edward diwawancarai terpisah.
Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.
Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…
Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…
kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.
Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024
Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…