Categories: Hukum & kriminal

OMG! Kesurupan, Warga Lombok NTB Tebas Sepupu Hingga Bersimbah Darah

DENPASAR – Aksi kekerasan lagi-lagi terjadi di seputaran Kota Depasar. Muhammad Kafi, 27, nekat menebas saudaranya sendiri, Saiful Budianto, 56, menggunakan sebilah pedang, Selasa (4/8) pagi.

Pelaku nekat melampiaskan napsu amarah dengan menebas korban di Jalan Laksamana XIV No.3 Denpasar Timur.

Akibat penebasan itu, korban Saiful masih dirawat di RS Bross Denpasar akibat luka menganga pada punggung sebelah kiri dan ketiak. 

Menurut informasi, kejadian nahas itu bermula saat Muhamad Kafi tiba-tiba kesurupan sekitar pukul 02.00 Wita. Kejadian seperti itu memang kerap dialaminya.

Saat kesurupan itu, kakak pelaku bernama Sela langsung menghubungi dua sepupu mereka yang berasal dari Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk menenangkan pelaku.

Kedua orang yang dihubungi itu yakni korban Saiful Budianto dan Sande, 43. “Mereka masih ada hubungan saudara, sepupuan,” terang sumber di TKP.

Saat korban dan satu orang lainnya tiba di rumah, mereka lalu menenangkan pelaku. Saat itu pelaku berangsur tenang bahkan sempat bisa diajak ngobrol.

Karena sudah hampir subuh, korban dan rekannya beranjak pamit pulang. Namun, pelaku malah tersinggung lantaran kedua sepupunya itu ingin pulang.

Dia tiba-tiba masuk ke rumah lalu mengambil pedang panjang. Awalnya dia hanya mengancam. Namun seketika itu juga dia langsung mengayunkan pedangnya itu lalu menebas punggung korban sebanyak dua kali.

Pelaku kembali mengayunkan pedang dan menebas ketiak bawah korban. Dua saksi, Sabde dan Sela berusaha melerai. Namun, korban tak kunjung tenang.

Saat pelaku mulai tenang, korban langsung dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Sementara itu, mendapatkan informasi ada kasus penebasan, anggota Unit Reskrim Polsek Denpasar Timur langsung meluncur ke TKP. 

Saat itu polisi langsung mengamankan pelaku. Tapi, saat diinterogasi di lokasi kejadian, jawaban pelaku tidak karuan. Polisi pun menyita pedang yang dipakai pelaku menebas korban.

Kapolsek Denpasar Timur,  Kompol I Nyoman Karang Adiputra membenarkan kejadian tersebut. Kata dia, korban tidak melapor ke polisi lantaran pelaku merupakan saudara sepupunya.

Terlebih lagi, aksi pelaku dilakukan dalam keadaan tak sadar. “Korban tidak mau proses hukum karena pelaku alami gangguan jiwa. Apalagi keduanya masih ada kaitan saudara,” tandas Kompol Karang.

Donny Tabelak

Share
Published by
Donny Tabelak

Recent Posts

Artis dan Pejabat yang Bercerai di Tahun 2025, Dari Raisa hingga Ridwan Kamil

Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.

2 hari ago

Rapor Merah Mees Hilgers Bersama Timnas Indonesia, Rizky Ridho dan Justin Hubner Siap Mengkudeta

Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…

10 bulan ago

Menolak Menyerah, PSSI: Kesempatan Timnas Indonesia Kejar 15 Poin Masih Ada

Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…

1 tahun ago

SW House, Rumah Berkonsep Tropis Match dengan Warna Earthy yang Klasik

kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.

2 tahun ago

Hasil Quick Count Pemilu 2024 Bisa Segera Dilihat, Ini Lembaga Survei Resmi yang Menyiarkan

Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024

2 tahun ago

5 Cara Membersihkan Meja Granit Agar Permukaannya Tetap Mengkilap Sepanjang Hari

Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…

2 tahun ago