Categories: Hukum & kriminal

Periksa Belasan Perbekel, Ternyata Begini Awal Mula Korupsi Masker

AMLAPURA – Kejaksaan Negeri (Kejari) Amlapura Karangasem terus menggali bukti-bukti berkaitan dengan kasus dugaan korupsi pengadaan masker jenis scuba oleh Dinas Sosial Karangasem.

Kemarin, sebanyak lima orang saksi diperiksa tim penyidik Kejari Karangasem yang kian menambah barang bukti kasus dugaan korupsi tersebut.

Kasiintel Kejari Karangasem Dewa Gede Semara Putra mengungkapkan, lima orang saksi yang diperiksa itu terdiri dari pejabat

di lingkungan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Karangasem, pelaksana di Inspektorat Karangasem dan Lurah.

Dari tangan sejumlah saksi, pihaknya mengaku mendapat sejumlah dokumen atau berkas yang memperkuat dugaan korupsi pengadaan masker jenis scuba oleh Dinas Sosial Karangasem.

“Untuk surat-surat, ada yang terbaru yang ditemukan dari BPKAD yang sewaktu kami melakukan penggeledahan belum kami dapatkan.

Surat yang kami dapatkan berupa surat proses sebelum pengadaan. Kan ada beberapa proses surat menyurat sebelum pengadaan itu,” ujarnya.

Sementara dari saksi Lurah yang diperiksa, menurutnya, pihak Lurah membenarkan telah mengakukan permohonan pengadaan masker.

Hanya saja untuk jumlah masker yang dimohonkan sejumlah penduduk di kelurahan yang bersangkutan, telah dikurangi jumlah penduduk yang berstatus sebagai PNS, TNI dan Polri.

“Total saksi yang kami periksa hingga saat ini sebanyak 28 saksi. Jumlahnya saksi akan terus bertambah. Besok dan dua hari lagi dan seterusnya masih ada pemeriksaan saksi-saksi,” bebernya.

Pihaknya mengungkapkan ada sekitar 15 perbekel dan sejumlah lurah akan dimintai keterangannya sebagai saksi mengenai kasus dugaan korupsi pengadaan masker tersebut.

Selain akan dimintai keterangannya mengenai pengajuan permohonan pengadaan masker, mereka juga akan dimintai keterangannya mengani proses pendistribusiannya.

“Karena masker didistribusikan melalui Camat. Dari Camat diterima oleh perbekel dan lurah,” tandasnya.

Untuk diketahui, proyek pengadaan masker jenis scuba oleh Dinas Sosial Karangasem menelan anggaran sebesar Rp 2,9 miliar.

Yang menarik, jika dibandingkan dengan jumlah penduduk Karangasem di tahun 2020 dengan jumlah masker yang diadakan, ada selisih yang cukup banyak.

Berdasar laporan Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2020, pasalnya jumlah penduduk Karangasem mencapai 418,8 ribu jiwa. Sementara jumlah masker yang dibuat mencapai 512.797 buah. 

Donny Tabelak

Share
Published by
Donny Tabelak

Recent Posts

Artis dan Pejabat yang Bercerai di Tahun 2025, Dari Raisa hingga Ridwan Kamil

Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.

4 hari ago

Rapor Merah Mees Hilgers Bersama Timnas Indonesia, Rizky Ridho dan Justin Hubner Siap Mengkudeta

Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…

10 bulan ago

Menolak Menyerah, PSSI: Kesempatan Timnas Indonesia Kejar 15 Poin Masih Ada

Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…

1 tahun ago

SW House, Rumah Berkonsep Tropis Match dengan Warna Earthy yang Klasik

kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.

2 tahun ago

Hasil Quick Count Pemilu 2024 Bisa Segera Dilihat, Ini Lembaga Survei Resmi yang Menyiarkan

Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024

2 tahun ago

5 Cara Membersihkan Meja Granit Agar Permukaannya Tetap Mengkilap Sepanjang Hari

Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…

2 tahun ago