puluhan-warga-buleleng-diduga-jadi-korban-human-trafficking
SINGARAJA– Puluhan warga Bali diduga menjadi korban human trafficking alias perdagangan orang. Warga-warga tersebut dijanjikan mendapat pekerjaan di Turki. Alih-alih mendapat pekerjaan, mereka justru terlantar di sana.
Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bali, ada 25 orang warga Bali yang kini tanpa kejelasan di Turki. Dari puluhan orang tersebut, sebanyak 13 orang di antaranya berasal dari Buleleng. Kini mereka berharap mendapat kejelasan nasib di tanah rantau. Mereka bersedia menjalani proses pemulangan, bila memungkinkan.
Salah seorang yang menjadi korban adalah Putu Septiana Wardana, warga Banjar Dinas Babakan, Desa Sambangan. Kini dia hidup di sebuah losmen yang terdiri atas 2 ruangan. Masing-masing berukuran 3×3 meter. Di losmen tersebut, 25 orang warga ini harus bertahan hidup.
Kejanggalan sebenarnya sudah terendus jelang keberangkatan. Mereka berangkat ke Turki menggunakan visa liburan. “Sebenarnya sudah curiga. Tapi pas ditanya, dibilang izin tinggalnya sudah beres. Nanti dibagikan pas sampai di Turki. Akhirnya kami berangkat ke sana,” ceritanya.
Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.
Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…
Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…
kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.
Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024
Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…