Terdakwa Markus Kondo dan Marten Agustinus. (Maulana Sandijaya)
DENPASAR– Markus Kondo, 22, dan Marten Agustinus, 32, duo pencuri ponsel dengan sasaran bedeng kuli bangunan akhirnya duduk sebagai pesakitan. Keduanya diketahui sudah dua kali mencuri ponsel di dalam bedeng.
Menurut JPU Si Ayu Alit Sutari Dewi, terdakwa Marten sudah sebelas kali melakukan pencurian. Sedangkan terdakwa Markus baru dua kali. Hal itu terungkap dalam sidang dengan agenda pemeriksaan terdakwa.
“Dalam sidang yang lain Marten mengaku sudah sebelas kali mencuri. Motor yang dipakai motor rental. Motornya yang dipakai mencuri ditahan dalam kasus yang lain,” ujar JPU Ayu, Rabu kemarin (6/7).
Dalam kasus ini, kedua terdakwa menyasar di sebuah bedeng proyek bangunan di Jalan Pantai Berawa, Kuta Utara, Badung. Keduanya membagi tugas, Markus masuk ke dalam bedeng, sedangkan Marten menunggu di luar untuk mengawasi situasi.
Di dalam bedeng markus melihat ada tiga orang yang sedang tertidur di atas triplek. Di dekat salah satu orang yang tertidur itu ada ponsel tergeletak sedang diisi daya. Terdakwa Markus mengambil ponsel dan langsung pergi. Selanjutnya kedua terdakwa kembali ke kos-kosan.
Beberapa hari kemudian, terdakwa menjual ponsel tersebut kepada saksi bernama Andreas Ramon dengan harga di bawah pasaran. “Ponsel dijual Rp 900 ribu. Hasil penjualan ponsel dibagi rata. Masing-masing dapat Rp 450 ribu,” beber JPU.
Akibat pencurian itu korban Muhammad mengalami kerugian sebesar Rp 2,8 juta. Terdakwa melanggar Pasal 363 Ayat (1) Ke-4 KUHP dengan ancaman maksimum tujuh tahun penjara. Kedua terdakwa saat ini ditahan di Lapas Tabanan. Sidang dengan agenda tuntutan akan dibacakan pekan depan. (san)
Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.
Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…
Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…
kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.
Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024
Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…