Categories: Hukum & kriminal

Begini Aksi Keji Dua Pelaku Pembunuhan Pegawai Bank BPD Gianyar

DENPASAR-Polisi akhirnya mengungkap aksi keji yang menimpa pegawai bank BPD bernama I Gusti Agung Mirah Agung Lestari. Sebelumnya korban berusia 42 tahun itu ditemukan tewas dengan sejumlah luka di hutan Klatakan, jalan raya Denpasar-Gilimanuk, Banjar Sumber Sari, desa Melaya, Jembrana pada Selasa (23/8/2022).

 

AKBP Endang Tri Purwanto, Kasubdit 3 Direskrimum Polda Bali saat konferensi pers di Polda Bali Senin (29/8/2022) menjelaskan, kejadian itu bermula dari perkenalan korban dengan pelaku Nova Sandi Prasetia pada bulan Juli lalu. Keduanya berkenalan melalui sambungan telpon lalu menjalin hubungan asmara.

 

Dalam perjalanannya, pelaku Nova Sandi Prasetia, 31, berniat untuk menguasai harta korban. Dia lalu mengajak temannya pelaku RA yang saat itu masih bekerja di kebun kelapa sawit di Malaysia. Hingga akhirnya pelaku RA, 28, (sebelumnya ditulis 31) terbang dari Malaysia ke Bali sebulan lalu.

 

Dalam konferensi pers di Ditreskrimum Polda Bali, Senin (29/8/2022), ternyata tokoh utama perampokan dan pembunuhan ini adalah pacar korban Nova Sandi Prasetia asal Cikarang Utara, Bekasi, Jawa Barat. Dalam perampokan itu dia dibantu oleh temannya berinisial RN, 28.

 

Kedua pelaku dan korban bertemu pada Minggu (21/8/2022). Selanjutnya Nova Sandi Prasetia, RA dan korban bersama-sama menggunakan mobil korban ke Kedonganan, Badung untuk makan malam. Usai makan mereka pulang. Pelaku Nova Sandi Prasetia bertugas mengendarai mobil. Korban duduk di sampingnya. Sedangkan RA duduk di bagian belakang.

 

Dalam perjalanan pulang, korban tiba-tiba dicekik oleh pelaku RA dari belakang. Saat korban mencoba melawan, pelaku RA menghantam kepala korban pakai lututnya. Setelah korban meregang nyawa, pelaku RA menyuruh Nova Sandi Prasetia untuk menghentikan mobilnya. Mereka lalu membuang jasad korban di hutan Klatakan, jalan raya Denpasar-Gilimanuk, Banjar Sumber Sari, desa Melaya, Jembrana hingga ditemukan warga pada Selasa (23/8/2022).

 

Dari laporan kehilangan korban, polisi melakukan penyelidikan. Polisi lalu mengejar kedua pelaku ke pulau Jawa setelah kedua pelaku terlihat melintasi penyeberangan Gilimanuk. “Mobil korban terpantau ada di Boyolali dan kami temukan sudah berpindah tangan. Nomor polisinya juga telah diganti,” bebernya.

 

Mobil itu telah dijual ke pihak lain dengan harga Rp 25 Juta. Dari sana polisi terus mengejar kedua pelaku. Hingga akhirnya pada Sabtu (27/8/2022), kedua pelaku ditangkap di Lampung, Sumatera. Dalam penangkapan itu, kedua pelaku mencoba melawan hingga akhirnya diberi tembakan pada kaki keduanya.






Reporter: Marsellus Nabunome Pampur
Donny Tabelak

Recent Posts

Artis dan Pejabat yang Bercerai di Tahun 2025, Dari Raisa hingga Ridwan Kamil

Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.

1 minggu ago

Rapor Merah Mees Hilgers Bersama Timnas Indonesia, Rizky Ridho dan Justin Hubner Siap Mengkudeta

Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…

10 bulan ago

Menolak Menyerah, PSSI: Kesempatan Timnas Indonesia Kejar 15 Poin Masih Ada

Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…

1 tahun ago

SW House, Rumah Berkonsep Tropis Match dengan Warna Earthy yang Klasik

kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.

2 tahun ago

Hasil Quick Count Pemilu 2024 Bisa Segera Dilihat, Ini Lembaga Survei Resmi yang Menyiarkan

Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024

2 tahun ago

5 Cara Membersihkan Meja Granit Agar Permukaannya Tetap Mengkilap Sepanjang Hari

Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…

2 tahun ago