alexametrics
30.5 C
Jakarta
Friday, May 27, 2022
spot_img

Fosil Mammoth Berusia 10 Ribu Tahun Ditemukan di Siberia

spot_img

JawaPos.com – Fosil mammoth atau gajah purba setinggi 10 kaki atau 3 meter lebih ditemukan oleh sekelompok peneliti di sebuah endapan danau di Siberia. Menariknya, fosil mammoth tersebut dalam kondisi yang tak biasa untuk sebuah temuan fosil.

Fosil tersebut awet dengan baik sehingga memiliki potongan-potongan jaringan lunak dan kulit yang bahkan masih melekat pada tulangnya. Diperkirakan bahwa fosil mammoth tersebut telah berusia 10.000 tahun sejak dia dinyatakan mati.

Para ahli dari pusat ilmiah untuk penelitian Arktik telah bekerja untuk mempelajari sisa-sisa mamalia raksasa berumur 10.000 tahun yang ditemukan dalam endapan lumpur itu. Para ilmuwan di balik penemuan itu juga mengumumkan bahwa mereka telah menemukan kotoran fosil yang akan dianalisis untuk memahami makanan mammoth berbulu tersebut.

Potongan fosil pertama diangkat dari Danau Pechenelava-To di semenanjung Yamal, Rusia utara bulan. Makhluk itu diberi nama Tadibe yang diambil dari seorang gembala yang tinggal di dekat danau tempat fosil mammoth ditemukan.

Baca Juga:  Pangeran Harry Sebut Media Sosial jadi Penyulut Kebencian

Tadibe diperkiran mati sekitar 10.000 tahun yang lalu dan berusia antara 15 dan 20 tahun. “Kami memiliki satu kaki depan dan satu kaki belakang yang terpelihara dengan baik, dengan tendon, jaringan lunak dan potongan-potongan kulit,” kata Evgenia Khozyainova, seorang ahli dari Museum Shemanovsky dilansir dari Daily Mail, Rabu (5/8).

Sebagian daging dari mammoth tersebut kini disimpan dalam lemari es untuk pemeriksaan ilmiah. Tim belum dapat menemukan gadinggnya. Tim tidak yakin gading dicuri oleh manusia purba setelah binatang itu mati atau hancur oleh waktu.

Peneliti memperkirakan, mammoth tersebut mungkin terjebak di celah es dan tidak dapat keluar, kata Dr Pavel Kosintsev dari Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia, yang mengambil bagian dalam penggalian ini. Sementara Yevgeniya Khozyainova, seorang ilmuwan dari museum lokal, mengatakan bahwa penemuan itu sangat luar biasa.






Reporter: Benny Hidayat

JawaPos.com – Fosil mammoth atau gajah purba setinggi 10 kaki atau 3 meter lebih ditemukan oleh sekelompok peneliti di sebuah endapan danau di Siberia. Menariknya, fosil mammoth tersebut dalam kondisi yang tak biasa untuk sebuah temuan fosil.

Fosil tersebut awet dengan baik sehingga memiliki potongan-potongan jaringan lunak dan kulit yang bahkan masih melekat pada tulangnya. Diperkirakan bahwa fosil mammoth tersebut telah berusia 10.000 tahun sejak dia dinyatakan mati.

Para ahli dari pusat ilmiah untuk penelitian Arktik telah bekerja untuk mempelajari sisa-sisa mamalia raksasa berumur 10.000 tahun yang ditemukan dalam endapan lumpur itu. Para ilmuwan di balik penemuan itu juga mengumumkan bahwa mereka telah menemukan kotoran fosil yang akan dianalisis untuk memahami makanan mammoth berbulu tersebut.

Potongan fosil pertama diangkat dari Danau Pechenelava-To di semenanjung Yamal, Rusia utara bulan. Makhluk itu diberi nama Tadibe yang diambil dari seorang gembala yang tinggal di dekat danau tempat fosil mammoth ditemukan.

Baca Juga:  Pangeran Harry Sebut Media Sosial jadi Penyulut Kebencian

Tadibe diperkiran mati sekitar 10.000 tahun yang lalu dan berusia antara 15 dan 20 tahun. “Kami memiliki satu kaki depan dan satu kaki belakang yang terpelihara dengan baik, dengan tendon, jaringan lunak dan potongan-potongan kulit,” kata Evgenia Khozyainova, seorang ahli dari Museum Shemanovsky dilansir dari Daily Mail, Rabu (5/8).

Sebagian daging dari mammoth tersebut kini disimpan dalam lemari es untuk pemeriksaan ilmiah. Tim belum dapat menemukan gadinggnya. Tim tidak yakin gading dicuri oleh manusia purba setelah binatang itu mati atau hancur oleh waktu.

Peneliti memperkirakan, mammoth tersebut mungkin terjebak di celah es dan tidak dapat keluar, kata Dr Pavel Kosintsev dari Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia, yang mengambil bagian dalam penggalian ini. Sementara Yevgeniya Khozyainova, seorang ilmuwan dari museum lokal, mengatakan bahwa penemuan itu sangat luar biasa.






Reporter: Benny Hidayat

Artikel Terkait

spot_img

Most Read

spot_img

Artikel Terbaru

spot_img
/