alexametrics
25.5 C
Jakarta
Friday, May 27, 2022
spot_img

Pangeran Harry Sebut Media Sosial jadi Penyulut Kebencian

spot_img

JawaPos.com – Pangeran Harry mengatakan bahwa media sosial saat ini kerap kali memicu krisis kebencian. Dia meminta perusahaan-perusahaan untuk memikirkan lagi peran mereka dalam beriklan di platform digital, Kamis (6/7).

Dalam artikel opini yang dimuat di majalah bisnis AS Fast Company berjudul ‘Media sosial memecah belah kita. Bersama, kita bisa merancang kembali‘, Harry mengatakan dia dan istrinya, Meghan Markle, telah menghabiskan beberapa pekan terakhir meminta pemimpin bisnis dan eksekutif pemasaran mengenai hal itu.

“Perusahaan seperti milik Anda punya kesempatan mempertimbangkan lagi peran dalam mendanai dan mendukung platform daring yang telah berkontribusi untuk memicu dan menciptakan krisis kebencian, krisis kesehatan dan krisis kebenaran,” tulis Harry seperti dikutip dari Reuters tanpa menyebutkan satu pun nama perusahaan yang dimaksud.

Baca Juga:  Mal Furnitur dan Pusat Makanan di Singapura Dikunjungi Pasien Covid-19

Cucu dari Ratu Elizabeth ini meminta komunitas daring untuk lebih dikenal atas belas kasih ketimbang kebencian, kebenaran dan bukan informasi salah, kesetaraan dan inklusivitas ketimbang ketidakadilan dan rasa takut, kebebasan berbicara.

Untuk diketahui, Harry dan Meghan kini tinggal di Los Angeles setelah mundur dari tugas kerajaan Inggris. Dalam pidatonya bulan lalu, Meghan mengajak remaja putri untuk menenggelamkan suara-suara sumbang yang negatif di dunia maya dan menggantinya dengan suara positif.

JawaPos.com – Pangeran Harry mengatakan bahwa media sosial saat ini kerap kali memicu krisis kebencian. Dia meminta perusahaan-perusahaan untuk memikirkan lagi peran mereka dalam beriklan di platform digital, Kamis (6/7).

Dalam artikel opini yang dimuat di majalah bisnis AS Fast Company berjudul ‘Media sosial memecah belah kita. Bersama, kita bisa merancang kembali‘, Harry mengatakan dia dan istrinya, Meghan Markle, telah menghabiskan beberapa pekan terakhir meminta pemimpin bisnis dan eksekutif pemasaran mengenai hal itu.

“Perusahaan seperti milik Anda punya kesempatan mempertimbangkan lagi peran dalam mendanai dan mendukung platform daring yang telah berkontribusi untuk memicu dan menciptakan krisis kebencian, krisis kesehatan dan krisis kebenaran,” tulis Harry seperti dikutip dari Reuters tanpa menyebutkan satu pun nama perusahaan yang dimaksud.

Baca Juga:  Fosil Mammoth Berusia 10 Ribu Tahun Ditemukan di Siberia

Cucu dari Ratu Elizabeth ini meminta komunitas daring untuk lebih dikenal atas belas kasih ketimbang kebencian, kebenaran dan bukan informasi salah, kesetaraan dan inklusivitas ketimbang ketidakadilan dan rasa takut, kebebasan berbicara.

Untuk diketahui, Harry dan Meghan kini tinggal di Los Angeles setelah mundur dari tugas kerajaan Inggris. Dalam pidatonya bulan lalu, Meghan mengajak remaja putri untuk menenggelamkan suara-suara sumbang yang negatif di dunia maya dan menggantinya dengan suara positif.

Artikel Terkait

spot_img

Most Read

spot_img

Artikel Terbaru

spot_img
/