Ratusan orang menjadi korban dalam pesta Hallowen di Itaewon, Seoul, Korea Selatan. Para korban berdesak-desakan sehingga mengalam kesulitan bernapas. (AFP)
PERAYAAN Halloween di Itaewon, Seoul, Korea Selatan, Sabtu (29/10) berubah menjadi kengerian yang nyata. Kejadian yang diakibatkan berdesak-desakan itu telah menewaskan 151 orang, kebanyakan remaja dan dewasa muda.
Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol langsung terjun lokasi tragedi Halloween, Itaewon, Seoul, Minggu (30/10) menyusuri lokasi. Yoon juga mengumumkan masa berkabung nasional. “Masa berkabung sampai penanganan kecelakaan selesai,” tegasnya seperti laporan CNN, Minggu (30/10).
Dari 151 korban tewas, itu terdapat 19 warga negara asing (WNA). Sebanyak 82 lainnya terluka. Yoon menyatakan belasungkawa kepada para korban. Ia mendesak pemulihan yang cepat bagi yang terluka.“Ini benar-benar tragis,” katanya dalam sebuah pernyataan seperti laporan Reuters.
Warga negara asing sudah dipastikan tewas berasal dari Iran, Norwegia, Tingkok dan Uzbekistan di antara yang tewas. Kepala Pemadam Kebakaran Yongsan Choi Seong-bum memastikan hal itu. (jpg)
Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.
Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…
Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…
kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.
Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024
Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…