kpps-banyak-tumbang-ombudsman-sarankan-pemilu-serentak-dievaluasi
DENPASAR – Banyaknya petugas KPPS yang tumbang membuat semua pihak prihatin. Tak terkecuali Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Provinsi Bali.
Pihaknya meminta ada evaluasi serius dalam penyelenggaraan Pemilu ke depan.
“Pada prinsipnya kami berempati dan simpati atas apa yang dialami petugas KPPS,” ujar Ketua ORI Perwakilan Provinsi Bali Umar Alkhatab saat dihubungi Jawa Pos Radar Bali, Selasa (30/4).
Selain memberikan dukungan moril dan doa bagi petugas yang meninggal dunia dan juga jatuh sakit, pihaknya juga meminta agar sistem pemilu ke depan dievaluasi.
“Kami berharap memang pemilu ke depan dievaluasi. Dari sisi waktu dan tahap-tahapannya,” tegasnya
Dari segi waktu, terkait dengan penyelenggarakan pemilu lokal, yakni DPRD tingkat 1 dan 2 serta pemilihan Gubernur serta waktu pemilihan secara nasional, yakni Presiden dan Wakil Presiden.
Begitu juga dengan tahap-tahap dalam penyelenggaraan pemilu. “Tahapannya jangan terlalu lama. Jangan sampai terlalu melelahkan bagi pengawas,” pungkasnya.
Seperti diketahui, dalam data KPU Bali menyebut ada 20 petugas KPPS yang tumbang, baik jatuh sakit maupun meninggal dunia akibat kelelahan bekerja. Sebagian besar, mereka berusia 40 tahun.
Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.
Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…
Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…
kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.
Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024
Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…