persijam-vs-ssl-fc-main-imbang-pupus-harapan-persekaba-bali
RadarBali.com – Ketika Persekaba Bali bisa memenangkan pertandingan perdana di babak kualifikasi grup 7 Liga 3 melawan Sakai Sambayan Lampung FC dengan skor 3-0, asa menembus fase grup Liga 3 langsung membuncah.
Tapi, ketika Persekaba melawan Persijam Jambi di pertandingan kedua, semuanya berbalik 180 derajat. Hanya kalah tipis 1-0 melawan Persijam membuat nasib Persekaba Bali di ujung tanduk.
Persijam sendiri hanya membutuhkan hasil imbang melawan SSL FC di pertandingan terakhir. Dan benar saja, Persekaba Bali gagal lolos ke fase berikutnya setelah Persijam bermain imbang melawan SSL FC dengan skor 0-0 Kamis kemarin (30/11).
Skuad asuhan Nyoman Sujata itu harus memupus mimpi di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara. Tersingkirnya Persekaba Bali bisa dikatakan tidak terlalu mengecewakan.
Apalagi Persekaba mampu bermain bagus. Yang aneh adalah jadwal pertandingan yang menguras energi. Tidak ada jeda dalam dua hari.
Manajer tim Adi Dharmaja Kusuma sempat mengatakan, Persekaba Bali di grup itu melakoni laga dua hari berturut-turut tanpa jeda.
Hasilnya, fisik pemain Persekaba Bali langsung kedodoran ditambah bermain di siang hari. Hasilnya, di laga pertama menang meyakinkan 3-0.
Dan, sehari setelahnya kalah tipis 0-1 oleh Persijam Jambi yang baru bermain sekali dengan kondisi fisik yang lebih prima. Tetapi hal itu tidak perlu disesali.
Pelatih Persekaba Bali, Nyoman Sujata yang dihubungi Jumat kemarin (1/12) juga mengungkapkan hal yang sama.
“Anak-anak kelelahan karena menjalani dua pertandingan di dua hari beruntun. Jelas itu sangat aneh dan tidak ada waktu recovery yang cukup,” ucapnya.
Lantas bagaimana kelanjutan Persekaba selanjutnya? Dia pun masih belum bisa memikirkan hal itu. Sujata memberikan keputusan sepenuhnya kepada jajaran manajemen.
“Untuk saat ini, kami akan pulangkan semua pemain. Kami akan perbaiki apa saja yang kurang untuk menatap kompetisi musim depan,” ucapnya.
Tapi, untuk musim depan, Persekaba masih belum jelas apakah tetap berlaga di Liga 3 atau turun ke Liga 4. Apalagi PS Badung telah terdegradasi ke Liga 3 musim depan.
Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.
Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…
Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…
kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.
Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024
Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…