Categories: Sportainment

Proyek Magis Dadang Pranoto, Menjelma Jadi Pohon Tua Mendulang Cinta

DENPASAR – Bersama Navicula, si seniman ini dikenal sebagai Dankie Sang Raja Distorsi. Bersama Dialog Dini Hari dia adalah Dadang Pranoto, penyanyi gimbal yang menulis lirik bagaikan puisi dalam kitab-kitab suci.

Lain lagi kalau sedang sendirian. Si seniman unik ini kerap mengusung nama Pohon Tua. Sosok sarat misteri.

Tahun 2019 baru saja menggelinding, namun dia sudah menelurkan proyek baru; Pohon Tua Creatorium.

Sekilas, itu terbaca sebagai crematorium. Rumah pembakaran mayat. Alamak! Pohon Tua sudah mati dan dibakar? 

Tidak! Ternyata yang mati adalah batasan-batasan kreasi. Yang dibakar adalah pemahaman musik yang kaku.

Proyek barunya yang berisikan Palel Atmoko (Navicula/Soulfood) pada drum dan Kevin Suwandhi pada kibor/bas itu menyuguhkan warna musik yang sebelumnya tidak pernah dia mainkan ke publik.

Bukan grunge, bukan blues, bukan pula folk. Lalu apa? Entahlah. Sebaiknya, dengarkan saja. Belakangan, Pohon Tua memang terbilang sibuk.

Tak henti dia berkolaborasi dan memproduksi musik dari berbagai genre. Mulai dari Nostress, Soul and Kith, juga penyanyi Rusia bernama Daria Shevencko.

Berikutnya akan produksi bareng Made Mawut dan Soulfood. Maka mahfumlah kita kalau kemudian dia melahirkan sesuatu yang berbeda. Baru. Menantang.

Mendulang Cinta. Itulah judul singel perdana Pohon Tua Creatorium. Usut punya usut, ternyata lagu ini ditulis khusus untuk sebuah buku berjudul I’m All Ears.

Buku kecil karya Eko Wustuk bersama tim Edraflo yang berkisah tentang sepak terjang pasangan musisi yang juga suami istri: Endah N Rhesa (EAR).

“Kadang orang hanya bisa melihat burung itu terbang, tapi tak cari tahu bagaimana bisa terbang,” kata Pohon Tua menjelaskan lagu barunya.

“Aku menulisnya berdasarkan draft buku yang akan dirilis. Tapi mungkin sisi gelapnya enak dinyanyikan dan dibagi ke publik: perjalanan musik EAR yang berjuang dari bawah hingga hari ini,” lanjutnya menuntaskan. 

Lagu ini dirilis tanggal 22 Februari 2019 secara digital di sejumlah kanal musik seperti iTunes, Apple MusicSpotifyYoutube dan sejumlah tempat lainnya.

Sekedar diketahui, baik Endah maupun Rhesa sama sekali tidak tahu bahwa Pohon Tua menulis sebuah lagu khusus berpijak pada naskah buku mereka. Ha! How’s that for surprise?! 

Donny Tabelak

Share
Published by
Donny Tabelak

Recent Posts

Artis dan Pejabat yang Bercerai di Tahun 2025, Dari Raisa hingga Ridwan Kamil

Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.

2 minggu ago

Rapor Merah Mees Hilgers Bersama Timnas Indonesia, Rizky Ridho dan Justin Hubner Siap Mengkudeta

Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…

10 bulan ago

Menolak Menyerah, PSSI: Kesempatan Timnas Indonesia Kejar 15 Poin Masih Ada

Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…

1 tahun ago

SW House, Rumah Berkonsep Tropis Match dengan Warna Earthy yang Klasik

kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.

2 tahun ago

Hasil Quick Count Pemilu 2024 Bisa Segera Dilihat, Ini Lembaga Survei Resmi yang Menyiarkan

Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024

2 tahun ago

5 Cara Membersihkan Meja Granit Agar Permukaannya Tetap Mengkilap Sepanjang Hari

Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…

2 tahun ago