Categories: Sportainment

Juli, Tim Basket Putri Bali Jajal Tim Kuat Jakarta, Jabar dan Jatim

DENPASAR – Ketika Tim Basket Putra PON Bali memiliki kendala untuk menggelar uji coba atau try in dengan mendatangkan tim daerah lain ke Bali, Tim Basket Putri PON Bali sedikit lebih beruntung.

Skuad asuhan Muflih Farhan hampir dipastikan menggelar try in. Mereka akan kedatangan beberapa tim kuat seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Timur.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Muflih Farhan. Dia mengatakan, pada bulan Juli nanti tim-tim tersebut akan datang ke Bali untuk melakukan try out.

“Dari bulan Januari kemarin sudah komunikasi. Bila perlu tim-tim tersebut mau oatungan dana untuk bisa uji coba di Bali,” ucap Muflih saat ditemui di GOR Ngurah Rai.
“Kami inginnya bisa gelar PON Mini dan rencananya minggu kedua bulan Juli dimulai. Paling lambat itu,” tambahnya.

Setelah PON Mini, lanjut Muflih, Ni Putu Eka Liana dkk akan bertolak ke Jakarta karena sebagian besar pemain sudah memulai pembelajaran tatap muka di kampus masing-masing.

Kebetulan sebagian besar pemain melanjutkan perkuliahan di Jakarta. Itu artinya, TC sentralisasi untuk Tim Basket PON Putri kemungkinan dilakukan terpisah dari cabor-cabor lain yang direncanakan digelar pada akhir Juli atau awal Agustus.

Untuk sekarang, pelatih yang sempat menjabat sebagai Asisten Pelatih Merpati Bali tersebut fokus dalam peningkatan fisik sebelum melakukan try in.

“Nanti setelah pembenahan fisik dan cari tahu apa yang menjadi kekurangan, kami baru masuk ke tahapan mematangkan strategi, teknik, dan mental.

Kalau dipersentasekan, porsi latihan yang ada sekarang sudah mencapai 75 persen dan tinggal 25 persen untuk teknik, mental, dan sebagainya,” ungkap Muflih.
Program yang dibuat sekarang, menurutnya, sudah sesuai dengan periodesasi latihan selama ini karena basket putri sudah jauh lebih dulu berlatih daripada cabor-cabor lain yang lolos ke PON XX/2021, Papua.

Kebetulan selama ini, tidak ada masalah terkait beberapa pemain yang masih sering absen latihan karena kuliah dan dipanggil ke Timnas 3×3 putri untuk kualifikasi Olimpiade di Austria seperti Dewa Ayu Sriartha Kusuma Dewi.
Dalam skuad Tim Basket Putri PON Bali saat ini, ada juga pemain yang masuk di 3×3 putri saat PON nanti. Mereka ikut berlatih bersama dan tidak ada kendala sama sekali.

“3×3 tidak serumit 5×5. Meskipun ada kendala, tapi tidak signifikan. Yang jelas, pemain harus siap jika sewaktu-waktu dipanggil untuk 3×3,” tutur Muflih. 

Donny Tabelak

Share
Published by
Donny Tabelak

Recent Posts

Artis dan Pejabat yang Bercerai di Tahun 2025, Dari Raisa hingga Ridwan Kamil

Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.

2 bulan ago

Rapor Merah Mees Hilgers Bersama Timnas Indonesia, Rizky Ridho dan Justin Hubner Siap Mengkudeta

Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…

11 bulan ago

Menolak Menyerah, PSSI: Kesempatan Timnas Indonesia Kejar 15 Poin Masih Ada

Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…

1 tahun ago

SW House, Rumah Berkonsep Tropis Match dengan Warna Earthy yang Klasik

kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.

2 tahun ago

Hasil Quick Count Pemilu 2024 Bisa Segera Dilihat, Ini Lembaga Survei Resmi yang Menyiarkan

Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024

2 tahun ago

5 Cara Membersihkan Meja Granit Agar Permukaannya Tetap Mengkilap Sepanjang Hari

Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…

2 tahun ago