Categories: Bali United

Pertahanan Buruk, Bali United Tumbang dengan Skor Memalukan

GIANYAR – Semangat tempur, rupanya, tidak cukup bagi sebuah tim untuk memenangkan pertandingan di Liga I.

Bermain dengan semangat 45, Fadil Sausu dkk justru tumbang di kandang di Stadion Kapten Dipta, Gianyar kontra Sriwijaya FC dengan skor akhir 3 – 4.

Buruknya sektor pertahanan yang digalang center bek Demerson Costa dan Agus Nova ditopang Ricky Fajrin dan Andhika Wijaya, membuat gawang Wawan Hendrawan dibombardir Hamka Hamzah dkk.

Kekalahan ini terasa begitu menyakitkan bagi skuad Serdadu Tridatu setelah pekan lalu ditumbangkan PS Tira di Stadion Sultan Agung, Bantul.

Pertandingan sejak menit awal memang berjalan tidak mudah. Kedua tim sama-sama menerapkan permainan terbuka.

Skema bertahan bukan menjadi pilihan bagi kedua tim. Karena itu, peluang demi peluang beberapa kali tercipta pada pertandingan kali ini.

Kesempatan emas akhirnya diperoleh Bali United melalui Spaso. Memanfaatkan tendangan menyisir Ricky Fajrin dari sisi kanan lapangan, Spaso sukses menjebol gawang Teja Paku Alam.

Beberapa menit kemudian, memanfaatkan umpan pojok, kapten SFC Hamka Hamzah menanduk bola dan menjebol gawang Wawan Hendrawan.

Kesempatan emas diperoleh Kapten Fadil Sausu pada menit 38 saat diberi kesempatan melakukan tendangan bebas.

Bola yang tepat mengarah ke gawang Teja Paku Alam justru disundul Alfin Tuasalamony. Namun, keunggulan itu tak bertahan lama.

Beto Goncalves balik menjebol gawang Bali United pada menit 40. Gol ini terjadi karena bek-bek Bali United lengah, membiarkan Esteban Vizcara memberikan bola ke Beto.

Babak pertama diakhiri dengan skor 2 – 2. Untuk meningkatkan daya gedor, pada babak kedua Widodo melakukan pergantian pemain.

VDV yang bermain apik di babak pertama justru digantikan Yabes Roni yang masih dalam tahap pemulihan cedera.

Dan, kesalahan taktik ini harus dibayar mahal. Gelandang SFC Manu Chekir sukses menjebol gawang Wawan Hendrawan pada menit 51.

Beruntung tak lama kemudian pemain SFC melakukan pelanggaran di area terlarang.  Ndiaye terpergok wasit handsball di kotak penalti.

Stefano Lilipaly yang bertindak sebagai algojo sukses memperdaya Teja Paku Alam. Skor pun menjadi 3 – 3. Skor seri rasanya adil bagi kedua tim yang bermain terbuka.

Namun, lagi-lagi karena buruknya barisan pertahanan Bali United, anak asuh Widodo dihukum pada masa injury time.

Kapten Hamka Hamzah sukses memperdaya empat pemain belakang Bali United dan menceploskan bola ke gawang Wawan Hendrawan. Bali United pun takluk dengan skor 3 – 4. 

Donny Tabelak

Share
Published by
Donny Tabelak
Tags: bali united

Recent Posts

Artis dan Pejabat yang Bercerai di Tahun 2025, Dari Raisa hingga Ridwan Kamil

Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.

5 bulan ago

Rapor Merah Mees Hilgers Bersama Timnas Indonesia, Rizky Ridho dan Justin Hubner Siap Mengkudeta

Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…

1 tahun ago

Menolak Menyerah, PSSI: Kesempatan Timnas Indonesia Kejar 15 Poin Masih Ada

Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…

2 tahun ago

SW House, Rumah Berkonsep Tropis Match dengan Warna Earthy yang Klasik

kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.

2 tahun ago

Hasil Quick Count Pemilu 2024 Bisa Segera Dilihat, Ini Lembaga Survei Resmi yang Menyiarkan

Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024

2 tahun ago

5 Cara Membersihkan Meja Granit Agar Permukaannya Tetap Mengkilap Sepanjang Hari

Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…

3 tahun ago