Categories: Bali United

Layak Jadi Gelandang Destroyer, Ahmad Agung Komentari Aksi Kasar Jaime

PAMEKASAN – Kejelian Pelatih Bali United kembali teruji saat menghadapi tuan rumah Madura United di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Madura, Selasa lalu (20/8).

Bali United berhasil mencetak gol semata wayang dari kaki Ilija Spasojevic dan berhasil tetap bertengger di puncak klasemen sementara dengan raihan 34 poin.

Coach Teco tahu apa yang harus dilakukan pada babak kedua setelah dibabak pertama, kedua tim sama sekali belum mencetak gol.

Coach Teco berhasil memanfaatkan peluang melalui skema serangan balik. Dia tahu Madura United terus menyerang sejak menit awal dan celah dilini belakang cukup terbuka.

Yang menarik, tentu saja masuknya Ahmad Agung Setiabudi sebagai gelandang bertipe destroyer pada menit ke-71 menggantikan Fadil Sausu.

Praktis formasi 4-1-2-3 berubah menjadi 4-2-1-3. Ahmad Agung dan Brwa Nouri menjadi duet gelandang bertahan.

Jika diamati, Teco sepertinya ingin mengakhiri laga setidaknya minimal meraih satu poin. Hanya bermain sekitar 20 menit, peran Ahmad Agung cukup vital.

Selang tiga menit setelah dia masuk, gol Spaso tercipta. Ahmad Agung dianggap bisa menjadi perusak skema Laskar Sapeh Kerap.

Berkat dia juga, Jaimerson Xavier terpancing emosinya. Jaime cukup kesal ketika dijegal Ahmad Agung pada menit ke-83. Setelah itu, Jaime memukul perut Ahmad Agung.

Apa yang dilakukan Jaime sendiri mungkin adalah akumulasi emosi sejak babak kedua dimulai. Tapi, dampaknya fatal. Pemain Brazil itu langsung diganjar kartu merah oleh wasit.

Diwawancarai di Front One Hotel, Pamekasan, Rabu kemarin (21/8), gelandang asal Demak, Jawa Tengah tersebut mengaku jika tidak ada instruksi khusus dari Coach Teco.

“Tidak ada instruksi khusus. Kemarin hanya masuk membantu Fadil dan saya sebagai gelandang bertahan. Sudah itu saja,” ucap Ahmad Agung.

“Coach Teco juga bilang Jangan terlalu maju dan fokus saja di tengah. Jaga lini tengah,” tambah Ahmad Agung.

Beberapa kali juga pemain yang melakukan pemanasan di utara lapangan seperti Irfan Bachdim, Leonard Tupamahu, Michael Orah, dan lainnya meneriaki Ahmad Agung agar tetap disposisinya.

Kekesalan Jaime juga dianggap Ahmad Agung diluar dugaannya. Mungkin saja dia sudah tahu jika mantan bek tengah Persija Jakarta tersebut sudah bermain cukup emosi sejak awal.

“Mungkin tensi tinggi di pertandingan. Saya rebut bola, akhirnya dia pukul saya dibagian perut,” pungkas Ahmad Agung.

 

 

Donny Tabelak

Share
Published by
Donny Tabelak

Recent Posts

Artis dan Pejabat yang Bercerai di Tahun 2025, Dari Raisa hingga Ridwan Kamil

Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.

3 hari ago

Rapor Merah Mees Hilgers Bersama Timnas Indonesia, Rizky Ridho dan Justin Hubner Siap Mengkudeta

Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…

10 bulan ago

Menolak Menyerah, PSSI: Kesempatan Timnas Indonesia Kejar 15 Poin Masih Ada

Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…

1 tahun ago

SW House, Rumah Berkonsep Tropis Match dengan Warna Earthy yang Klasik

kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.

2 tahun ago

Hasil Quick Count Pemilu 2024 Bisa Segera Dilihat, Ini Lembaga Survei Resmi yang Menyiarkan

Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024

2 tahun ago

5 Cara Membersihkan Meja Granit Agar Permukaannya Tetap Mengkilap Sepanjang Hari

Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…

2 tahun ago