Categories: Bali United

Imbangi Arema dengan Skuad Muda, Coach Eko: Pemain Sudah Maksimal

MALANG – Usai sudah jatah laga tandang Bali United musim ini. Pekan depan, apapun hasilnya Bali United akan berpesta di rumah sendiri, Stadion Kapten I Wayan Dipta menghadapi Madura United.

Tapi laga tandang terakhir di markas Singo Edan, Stadion Kanjuruhan di pekan ke-33 Senin sore kemarin (16/12) berakhir kurang mengenakkan.

Serdadu Tridatu tumbang dengan skor tipis 3-2. Tiga Arema FC dicetak oleh Ridwan Tawainella pada menit ke-18, M. Rafli pada menit ke-26, dan Nasir pada menit ke-68.

Bukan hasil akhir sebenarnya yang dilihat dalam pertandingan kemarin. Tidak ada rasa kecewa juga yang diperlihatkan dari wajah para pemain Serdadu Tridatu.

Secara subjektif, permainan para pemain muda yang dipimpin Irfan Bachdim dan Muhmmad Taufiq sebagai pemain senior di lapangan tidak mengecewakan.

Aldino Herdianto juga berhasil membuka keunggulan Serdadu Tridatu lebih dulu pada menit ke-14. Ini adalah gol perdana Aldino sejak berseragam Serdadu Tridatu di putaran kedua Liga 1.

Satu gol lagi dicetak oleh Irfan Haarys Bachdim pada menit ke-48. Di menit ke-85, Aremania langsung menggelar “pesta”.

Pertandingan pun sempat terhenti sekitar lima menit karena ulah Aremania yang menyalakan cerwat dan melemparnya ke lapangan.

Untung saja pemain kedua tim tidak terkena lemparan. Manajemen Arema pasti sudah bersiap dengan denda besar yang akan diberikan oleh Komdis PSSI atas kejadian ini.

Selain itu, Aremania juga menyalakan kembang api dan bom asap kemarin. Usut punya usut, mereka kecewa dengan Manajemen Arema FC dan menuntut Rudi Widodo keluar dari tubuh Arema musim ini.

Manajemen yang dianggap sebagai biang keladi buruknya prestasi Johan Alfaridzi dkk musim ini.

“Hasil yang kurang bagus untuk kami. Tapi pemain sudah maksimal untuk memberikan yang terbaik,” terang Asisten Pelatih Bali United Eko Purdjianto usai pertandingan kemarin.

“Kami sebenarnya ingin menang dan pemain sudah fight di lapangan. Mereka juga bisa mengimbangi permainan tuan rumah,” tambah pelatih asal Semarang, Jawa Tengah tersebut.

Coach Eko juga berkomentar mengenai cerawat, kembang api, dan bom asap yang dinyalakan Aremania kemarin.

Menurutnya saat pertandingan tertunda sedikit membuat Bali United dalam posisi yang kurang menguntungkan. “Kami dalam posisi menyerang saat itu,” pungkasnya.

 

 

 

 

Donny Tabelak

Share
Published by
Donny Tabelak

Recent Posts

Artis dan Pejabat yang Bercerai di Tahun 2025, Dari Raisa hingga Ridwan Kamil

Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.

1 minggu ago

Rapor Merah Mees Hilgers Bersama Timnas Indonesia, Rizky Ridho dan Justin Hubner Siap Mengkudeta

Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…

10 bulan ago

Menolak Menyerah, PSSI: Kesempatan Timnas Indonesia Kejar 15 Poin Masih Ada

Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…

1 tahun ago

SW House, Rumah Berkonsep Tropis Match dengan Warna Earthy yang Klasik

kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.

2 tahun ago

Hasil Quick Count Pemilu 2024 Bisa Segera Dilihat, Ini Lembaga Survei Resmi yang Menyiarkan

Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024

2 tahun ago

5 Cara Membersihkan Meja Granit Agar Permukaannya Tetap Mengkilap Sepanjang Hari

Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…

2 tahun ago