Categories: Bali United

Tekan Kontrak dengan Klub Swedia Skovde AIK, Begini Respons Nyoman Aro

DENPASAR – “Becik-becik Bli. Nah ape gen dadi,” terang Nyoman Paul Fernando Aro ketika Jawa Pos Radar Bali menghubunginya via telepon Senin malam kemarin waktu Denpasar.

Sekarang, pesepak bola yang akrab disapa Nyoman Paul ini menetap di Swedia dan baru saja menyelesaikan bangku SMA disana.

Bangku SD dan SMP dihabiskannya di Singaraja. “Saya dulu SD di Mapindo dan lanjut di SMP 1 Singaraja,” ucapnya.

Maklum saja, Nyoman Paul memilih darah keturunan Buleleng dari sang Ibu. Ibunya Kadek Sri Widari berasal dari Desa Anturan.

Sedangkan ayahnya bernama Rami Aro berasal dari Swedia. Menjadi pemain beradarah campuran, menjadikan Nyoman Paul memiliki kelebihan tersendiri.

Dia bisa mendapat apa yang tidak didapat pemain lain seusianya. Ketika sang ayah memutuskan untuk kembali ke Swedia, dia lantas tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk terus mengasah kemampuannya di dunia sepak bola.

Pemain kelahiran Jakarta, 23 Juni 2001 tersebut mengaku kemampuannya terasah semenjak hijrah ke negara asal ayahnya.

“Di Singaraja minim lapangan sepak bola. Akhirnya saya lebih dominan main futsal. Sekarang kemampuan saya bermain sepak bola semakin baik.

Mulai dari mental atau visi bermain saya terasah. Walaupun misalnya saya tidak mendapatkan bayaran sekalipun dari sepak bola, saya tetap bangga dengan diri saya sendiri,” ucapnya.

Meskipun berwajah Bule, tetapi Nyoman Paul tetap harus beradaptasi dengan cuaca disana yang berbeda jauh dengan Singaraja.

Dia juga masih terkendala bahasa. Baru tahun 2018 kemarin, Nyoamn Paul sudah benar-benar bisa fasih berbahasa Swedia.

“Tahun pertama, pasti cuaca yang perlu diadaptasi lagi dan itu mempengaruhi performa saya disana. Lalu kehiduapn sosial yang berbeda jauh dengan di SIngaraja.

Bahasa juga ada kendala. Tapi seiring berjalannya waktu, saya sudah mulai bisa beradaptasi dengan baik ditahun 2018.

Berkat perjuangannya itu pula pemain yang memiliki tinggi badan 180 cm tersebut bisa mendapat tempat di skuad Skovde AIK U-19.

Berkat penampilannya yang cukup memuaskan, akhirnya Nyoman Paul bisa mendapatkan kontrak di skuad senior di klub yang berdiri tahun 1919 tersebut.

“Hari ini (Senin malam WITA), saya tanda tangan kontrak dengan tim senior. Tapi belum tahu detailnya seperti apa. Nanti saya tanda tangan kontrak habis latihan,” ucapnya.

 

Donny Tabelak

Share
Published by
Donny Tabelak

Recent Posts

Artis dan Pejabat yang Bercerai di Tahun 2025, Dari Raisa hingga Ridwan Kamil

Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.

4 hari ago

Rapor Merah Mees Hilgers Bersama Timnas Indonesia, Rizky Ridho dan Justin Hubner Siap Mengkudeta

Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…

10 bulan ago

Menolak Menyerah, PSSI: Kesempatan Timnas Indonesia Kejar 15 Poin Masih Ada

Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…

1 tahun ago

SW House, Rumah Berkonsep Tropis Match dengan Warna Earthy yang Klasik

kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.

2 tahun ago

Hasil Quick Count Pemilu 2024 Bisa Segera Dilihat, Ini Lembaga Survei Resmi yang Menyiarkan

Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024

2 tahun ago

5 Cara Membersihkan Meja Granit Agar Permukaannya Tetap Mengkilap Sepanjang Hari

Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…

2 tahun ago