jadi-isu-sensitif-bungkam-renegosiasi-kontrak-pelatih-dan-pemain
LEGIAN – Renegosiasi kontrak pemain menjadi salah satu aspek penting bagi masing-masing klub untuk melanjutkan kompetisi musim ini.
Namun, untuk membahas kontrak pemain tentu menjadi isu yang sangat sensitif. Bukan hanya untuk Bali United, tetapi juga bagi klub-klub lain di Liga 1.
Yang jelas, dalam kondisi pandemic Covid-19 seperti sekarang, tidak mungkin pelatih dan pemain dari masing-masing klub mendapat gaji penuh seperti sebelumnya.
Hal inilah yang membuat beberapa pemain hingga pelatih hengkang dari klub mereka masing-masing. Contoh terbaru, juru gedor Persebaya Surabaya asal Negeri Samba, David Da Silva.
Disebut-sebut David Da Silva belum juga melakukan renegosiasi kontrak seperti yang diungkapkan sang agen pemain Antonio Teles.
Ada kabar yang menyebutkan bahwa David Da Silva tidak setuju mengenai renegosiasi kontrak. Pelatih Bali United Stefano Teco Cugurra sempat dikonfirmasi mengenai masalah ini.
Namun, Coach Teco tidak mau berkomentar banyak dan lebih memilih diam. Ketika menghubungi Manajemen Bali United, jawabannya juga sama.
“No Comment,” terang CEO Bali United Yabes Tanuri. Pemain sebelas dua belas dengan pelatih. Mereka enggan untuk berkomentar mengenai renegosiasi kontrak
Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.
Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…
Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…
kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.
Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024
Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…