Categories: Bali United

Sekum Dewa Teges, Wasekum Nasser, Suardana Minta PSSI WFB di Bali

UBUD – Usai KLB pekan lalu, Ketum Asprov PSSI Bali terpilih I Ketut Suardana langsung bergerak cepat. Selasa kemarin (1/6), rapat anggota Exco Asprov PSSI Bali dilakukan di Ubud, Gianyar.

Rapat ini dilakukan setelah Ketut Suardana menghadiri Kongres Tahunan PSSI di Jakarta pada Sabtu lalu (29/5).

Rapat dilakukan untuk menentukan siapa saja yang akan menduduki jabatan masing-masing departemen di Asprov PSSI Bali.

Berdasar data yang diperoleh, posisi Sekretaris Umum (Sekum) masih diemban oleh Dewa Made Teges Wirawan.

Sedangkan Wakil Sekum dijabat oleh Nasser Attamimy yang sebelum menjabat sebagai Ketua Departemen Sepak Bola Asprov PSSI Bali.

Seluruh anggota Exco Asprov PSSI Bali hadir kemarin. Namun, yang menarik adalah pernyataan Suardana yang mengatakan bahwa pihaknya mendukung rencana Work From Bali (WFB) yang digagas pemerintah pusat melalui Kemenparekraf.

Itu sebabnya saat Kongres Tahunan PSSI kemarin, dia sudah berbicara dengan beberapa Asprov PSSI daerah lain serta Sekjen PSSI Yunus Nusi.

Tujuannya agar berbagai kegiatan seperti workshop bisa dilakukan di Pulau Dewata. Apa yang dilakukan mantan Manajer Persegi Gianyar tersebut jelas agar sektor pariwisata dan perekonomian Bali bisa berangsur pulih ditengah pandemi Covid-19.

“Kami mendukung WFB. Saya sempat berbicara dengan pusat dan beberapa Asprov. Sekjen PSSI (Yunus Nusi) juga sudah saya hubungi agar PSSI bisa berkontribusi dalam recovery perekonomian Bali.

Liga kan mau jalan, bisa saja workshop dilakukan di Bali dan tidak harus di Jakarta. Mudah-mudahan nanti sekjen merepons baik dan itu harapan kami,” terangnya.

“Kalau bisa menggelar misalnya manager’s meeting atau berbagai workshop di Bali, PAD Bali bisa meningkat walaupun jumlah tidak terlalu besar.

Tapi saya ingin bukan hanya dari sepak bola saja, tapi dari cabor-cabor lain bisa melakukan hal serupa,” tambahnya.

Masa kerja hingga tahun 2025 mendatang, wajib dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh kepenguruan anyar. Maklum di 2023, ada hajatan besar di Bali yaitu Piala Dunia U-20.

“Kami mau sport tourism saat Piala Dunia U-20 nanti berjalan baik. Tamu-tamu yang berasal dari seluruh dunia bisa terkesan dengan Bali. Kami mencoba mengemas dan menggarap kegiatan itu dengan sebaik-baiknya,” jelas Suardana.

Donny Tabelak

Share
Published by
Donny Tabelak

Recent Posts

Artis dan Pejabat yang Bercerai di Tahun 2025, Dari Raisa hingga Ridwan Kamil

Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.

2 bulan ago

Rapor Merah Mees Hilgers Bersama Timnas Indonesia, Rizky Ridho dan Justin Hubner Siap Mengkudeta

Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…

12 bulan ago

Menolak Menyerah, PSSI: Kesempatan Timnas Indonesia Kejar 15 Poin Masih Ada

Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…

1 tahun ago

SW House, Rumah Berkonsep Tropis Match dengan Warna Earthy yang Klasik

kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.

2 tahun ago

Hasil Quick Count Pemilu 2024 Bisa Segera Dilihat, Ini Lembaga Survei Resmi yang Menyiarkan

Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024

2 tahun ago

5 Cara Membersihkan Meja Granit Agar Permukaannya Tetap Mengkilap Sepanjang Hari

Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…

2 tahun ago