Categories: Travelling

Disparda Genjot Promosi, Denpasar Banjir

RadarBali.com – Sejak Gunung Agung berstatus Awas, banyak wisatawan yang melakukan pembatalan kunjungan ke Bali.

Penurunan kunjungan ke Bali bisa mencapai 20 persen. Namun, sejak status Gunung Agung turun ke level siaga, Kota Denpasar mulai diramaikan wisatawan, khususnya dari Eropa.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Badan Pimpinan Cabang (BPC) Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Denpasar Ida Bagus Gede Sidharta Putra saat dihubungi Rabu kemarin ( 1/11).

Pria yang akrab dipanggil Gusde ini mengaku optimistis dengan turunnya status Gunung Agung, kunjungan wisatawan asing ke Bali meningkat.

“Saat kondisi Gunung Agung berada di level 4 , banyak terjadi cancellation, angkanya  sekitar 20 persen, terutama di MICE. Dengan level 3 ini, paling tidak angka cancellation menurun,” ungkap Gus De.

Menurutnya, wisatawan yang datang ke Kota Denpasar banyak dari Eropa, yakni Belanda, dan Jerman.

Sehingga Gusde sangat optimis dunia pariwisata bisa berangsur-angsur normal kembali.

Gusde berharap kepada Pemkot Denpasar untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, promosi di established market dan new emerging market digenjot.

Selain itu, pemkot harus bisa memperbaiki dan menambah produk andalan di destinasi pariwisata. Termasuk perbaikan infrastruktur untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan wisatawan.

Pantauan Jawa Pos Radar Bali, di Pura Jagatnatha yang menjadi salah satu objek destinasi pariwisata di Kota Denpasar, banyak wisatawan Eropa yang datang.

Bahkan, ada dua bus yang isinya hanya wisatawan yang berasal dari Benua Eropa. Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar M.A Dezire Mulyani mengakui, status Awas Gunung Agung memicu terjadinya penurunan kunjungan.

Namun, karena  terus gencar melakukan promosi dan adanya berita Bali aman dikunjungi, kunjungan berangsur-angsur mulai normal kembali.

“Ada juga statement dari Wali Kota Denpasar yang menyatakan lokasi Denpasar jauh dari Gunung Agung. Apalagi statusnya turun menjadi siaga. Astungkara berangsur – angsur mulai normal kembali,” ujarnya.

Sampai saat ini, pihaknya mengaku masih mencoba mengembangkan program city tour  sebagai paket wisata andalan Kota Denpasar.

Sebagaimana diketahui beberapa minggu lalu, Pemkot Denpasar meluncurkan dokar gratis untuk para wisatawan yang ingin menikmati keindahan kota.

“ Mungkin ke depannya perlu lebih digencarkan promosinya,” tandasnya.

Donny Tabelak

Share
Published by
Donny Tabelak

Recent Posts

Artis dan Pejabat yang Bercerai di Tahun 2025, Dari Raisa hingga Ridwan Kamil

Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.

4 hari ago

Rapor Merah Mees Hilgers Bersama Timnas Indonesia, Rizky Ridho dan Justin Hubner Siap Mengkudeta

Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…

10 bulan ago

Menolak Menyerah, PSSI: Kesempatan Timnas Indonesia Kejar 15 Poin Masih Ada

Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…

1 tahun ago

SW House, Rumah Berkonsep Tropis Match dengan Warna Earthy yang Klasik

kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.

2 tahun ago

Hasil Quick Count Pemilu 2024 Bisa Segera Dilihat, Ini Lembaga Survei Resmi yang Menyiarkan

Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024

2 tahun ago

5 Cara Membersihkan Meja Granit Agar Permukaannya Tetap Mengkilap Sepanjang Hari

Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…

2 tahun ago