Categories: Travelling

Paket Wisata Bali di Tiongkok Diobral Murah, Koster Geram Bukan Main

DENPASAR – Bali selalu didengungkan menjadi destinasi wisata terbaik di dunia. Tidak kalah dengan yang lain. Bahkan, kegiatan internasional kerap dilaksanakan di Pulau Dewata ini. 

Tapi, ada yang mengganggu akhir-akhir ini karena Bali murah bagi wisatawan Tiongkok. Industri pariwisata Bali yang diobral murah agent wisata Tiongkok ini,

rupanya, didengar Gubernur Bali I Wayan Koster dan Wakil Gubernur Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati alias Cok Ace.

Cok Ace sendiri adalah Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali. Gubernur Koster bahkan mengaku akan segera bertindak untuk mengusut mafia yang menjual paket wisata murah ke Bali. 

Pelaku travel agen tersebut akan dilaporkan ke Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok. Gubernur Koster mengatakan akan  berkoordinasi dengan PHRI  dan pelaku pariwisata yang lainnya.

Sebab, obral paket murah ini bisa menjadi masalah serius bagi Bali. Gubernur tak menginginkan Bali dijual murah. Karena itu, dia secepatnya akan melakukan penataan. 

“Masalah ini segera ditangani karena akan menjadi masalah yang serius di Bali. Jangan sampai Bali diobral murah seperti itu. Kita akan melakukan penataan untuk  kemajuan pariwisata Bali ke depan,” ujar Gubernur Koster.

Dia juga meminta agent tour and travel tidak menjual murah paket ke Bali. Wisatawan yang datang ke Bali harus wisatawan yang berkelas.

“Pemerintah akan berkoordinasi dengan pemerintahan Tiongkok  agar tidak lagi para travel agen  menerapkan program seperti itu. Kami ingin yang datang ke Bali yang berkelas.

Yang ke sini kalau ke sini tidak saja tidur, tapi juga berbelanja. Mereka mau makan, menggunakan transportasi lokal. Karena itu yang akan langsung berdampak dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Bali,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Ketua Bali Liang (Komite Tiongkok Asita Daerah Bali) Elsye Deliana mengungkap praktik nakal pariwisata Bali diobral di Tiongkok.

Ia menyebut fenomena ini sudah berlangsung sekitar 2 sampai 3 tahun di Bali. Tahun terakhir sudah semakin parah.

Elsye mengatakan bahwa, sebelumnya Bali dijual 999 RMB (Renin Bi) atau sekitar Rp 2 juta. Itu sudah termasuk tiket pesawat pulang pergi, makan dan hotel 5 hari empat malam.

“Coba dibayangkan, dengan uang Rp 2 juta orang Tiongkok sudah bisa ke Bali, menginap di Bali 5 hari 4 malam dan sudah dapat makan,” kata Elsye.

Yang lebih parah lagi, adalah belakangan dijual lebih murah lagi. Setelah angka 999 RMB atau Sekitar Rp 2 juta, kemudian turun menjadi 777 RMB sekitar Rp 1,5 juta,

kemudian turun lagi menjadi 499 RMB atau sekitar Rp 1 juta dan sudah sampai 299 RMB sekitar Rp 600 ribu.

“Coba dipikir, dengan Rp 600 ribu bisa dapat tiket ke Bali dan balik lagi ke Tiongkok. Dapat makan dan hotel selama 5 hari 4 malam. Jadi kualitasnya seperti apa,” tanyanya. 

Donny Tabelak

Share
Published by
Donny Tabelak

Recent Posts

Artis dan Pejabat yang Bercerai di Tahun 2025, Dari Raisa hingga Ridwan Kamil

Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.

2 hari ago

Rapor Merah Mees Hilgers Bersama Timnas Indonesia, Rizky Ridho dan Justin Hubner Siap Mengkudeta

Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…

10 bulan ago

Menolak Menyerah, PSSI: Kesempatan Timnas Indonesia Kejar 15 Poin Masih Ada

Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…

1 tahun ago

SW House, Rumah Berkonsep Tropis Match dengan Warna Earthy yang Klasik

kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.

2 tahun ago

Hasil Quick Count Pemilu 2024 Bisa Segera Dilihat, Ini Lembaga Survei Resmi yang Menyiarkan

Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024

2 tahun ago

5 Cara Membersihkan Meja Granit Agar Permukaannya Tetap Mengkilap Sepanjang Hari

Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…

2 tahun ago