Categories: Travelling

TERUNGKAP FAKTA! Pengeluaraan Turis Tiongkok Paling Rendah di Bali

DENPASAR – Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (Gipi) Bali mengatakan, tahun 2017, total kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) Tiongkok ke berbagai negara di dunia mencapai 127 juta wisatawan.

 Sementara jumlah wisman Tiongkok yang ke Indonesia, mencapai 1,9 juta. Dari total 1,9 juta wisatawan Tiongkok yang ke Indonesia pada tahun 2017, 1,3 juta wisatawan berkunjung ke Bali.

Ketua Gipi Bali IB Agung Partha Adnyana mengatakan, total pengeluaran turis Tiongkok mencapai USD 2,611 juta pada tahun 2016, lebih tinggi dibanding total pengeluaran dari wisatawan asal Australia yang mencapai USD 1,236 juta.

Tingginya pengeluaran wisman Tiongkok karena dari segi kunjungan mengalami peningkatan dan menggeser wisman asal Australia.

Pada tahun 2017, di Bali, wisman asal Tiongkok menjadi pasar utama dengan pangsa 24 persen dari total wisman.

“Rata-rata pertumbuhan kunjungan turis Tiongkok ke berbagai negara di seluruh dunia mencapai 13,30 persen,” ujar IB Partha Adnyana.

Yang menarik, kata dia, rata-rata pertumbuhan kedatangan turis ke Indonesia dan ke Bali, lebih tinggi dibanding rata-rata global yaitu masing-masing sebesar 22,39 persen (yoy) dan 28,50 persen (yoy) untuk periode yang sama. 

Masalahnya, meski turis Tiongkok membanjiri berbagai negara, termasuk Indonesia, khususnya Bali, penerimaan devisa dari wisman negeri Panda ini rendah.

Dengan jumlah kunjungan wisatawan yang sangat banyak, namun rata-rata pengeluaran dari wisatawan Tiongkok tersebut masih lebih rendah di banding wisatawan negara lain.

“Di Bali, rata-rata pengeluaran wisatawan Tiongkok hanya Rp 9,6 juta, lebih rendah dibanding rata-rata pengeluaran wisatawan Australia, Eropa, dan Jepang serta wisman lainnya,” katanya. 

Pria yang akrab disapa Gus Agung ini menjelaskan, rendahnya rata-rata pengeluaran wisatawan Tiongkok ini menyebabkan penerimaan devisa dari sektor pariwisata tidak bisa optimal.

Dimana pengeluaran wisman Tiongkok di Indonesia secara rata-rata sebesar 965 dolar, lebih rendah dibanding pengeluaran wisman Tiongkok di Thailand yang mencapai 2.026 dolar pada tahun 2017.

“Pengeluaran wisman Tiongkok di Indonesia juga masih lebih rendah dibanding rata-rata pengeluaran wisman lain yang sebesar 1.170 dolar per sekali stay,” bebernya.

 

Donny Tabelak

Share
Published by
Donny Tabelak

Recent Posts

Artis dan Pejabat yang Bercerai di Tahun 2025, Dari Raisa hingga Ridwan Kamil

Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.

4 hari ago

Rapor Merah Mees Hilgers Bersama Timnas Indonesia, Rizky Ridho dan Justin Hubner Siap Mengkudeta

Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…

10 bulan ago

Menolak Menyerah, PSSI: Kesempatan Timnas Indonesia Kejar 15 Poin Masih Ada

Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…

1 tahun ago

SW House, Rumah Berkonsep Tropis Match dengan Warna Earthy yang Klasik

kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.

2 tahun ago

Hasil Quick Count Pemilu 2024 Bisa Segera Dilihat, Ini Lembaga Survei Resmi yang Menyiarkan

Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024

2 tahun ago

5 Cara Membersihkan Meja Granit Agar Permukaannya Tetap Mengkilap Sepanjang Hari

Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…

2 tahun ago