Categories: Travelling

Belum Semua Desa Wisata di Klungkung Miliki Pokdarwis, Ini Akibatnya…

SEMARAPURA – Kabupaten Klungkung saat ini memiliki sebanyak 18 desa wisata. Hanya saja saat ini baru sekitar 10 desa wisata saya yang telah memiliki Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan tidak semuanya berjalan dengan baik.

Untuk memastikan kondisi desa wisata dan juga peran Pokdarwis, Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta melakukan monitoring dan evaluasi beberapa desa wisata bersama Dinas Pariwisata Kabupaten Klungkung.

Kabid Sumber Daya Pariwisata Dispar Klungkung Tjokorda Gde Romy Tanaya menjelaskan, masih banyaknya desa wisata tidak memiliki Pokdarwis lantaran menjadi anggota Pokdarwis tidak mudah.

Menurutnya, menjadi anggota Pokdarwis selain harus memiliki kemampuan untuk mengembankan potensi wisata di desanya, kelompok ini juga harus belajar bekerja secara sukarela.

Karena anggota Pokdarwis sebagai perintis perkembangan pariwisata di desa, kerap dihadapkan dengan kegiatan-kegiatan penunjang pariwisata namun minim anggaran.

“Sehingga tidak jarang mereka harus urunan untuk mengembangkan pariwisata di desanya,” ungkapnya.

Kondisi ini, diakui Ketua Pokdarwis Desa Wisata Bakas, Kecamatan Banjarangkan, Kadek Widiasa. Beranggota 21 anggota Pokdarwis, dia mengaku selama ini kerap urunan untuk mengembangkan Desa Wisata Bakas yang telah diresmikan sejak tahun 2017 lalu itu.

Apalagi, sampai saat ini pihak desa belum bisa melakukan pungutan retribusi lantaran belum adanya Peraturan Desa (Perdes) terkait pungutan itu.

“Jadi, untuk membuat toilet dan fasilitas umum lainnya, kami buat secara urunan,” ujar Kadek Widiasa.

Lantaran anggaran yang terbatas pihak desa baru bisa menganggarkan untuk pembuatan jalan menuju sejumlah destinasi wisata di tahun 2019.

“Kami juga akan urunan untuk membuat objek wisata air. Tapi, kalau terus seperti ini, tentu kami berpikir juga,” terangnya.

Lebih lanjut diungkapkannya, Desa Wisata Bakas tidak hanya berpaku pada objek wisata namun juga wisata kuliner dan atraksi wisata.

Wisatawan yang berkunjung, bisa menikmati sejumlah paket wisata, seperti trackking menelusuri hamparan sawah yang ada di Desa Bakas, kelas memasak makanan tradisional, dan wisata lainnya.

“Wisatawan juga bisa menginap di rumah-rumah penduduk dan melihat aktivitas penduduk di sini,” bebernya.

Perbekel Bakas I Wayan Sujana membenarkan kondisi tersebut. Diungkapkannya, Alokasi Dana Desa (ADD) saat ini lebih banyak dimanfaatkan

untuk kegiatan desa dan juga pembuatan kantor desa sehingga tidak mencukupi untuk membuat fasilitas umum dan penunjang pariwisata lainnya.

Untuk tahun ini, pihaknya hanya bisa menganggarkan untuk pembuatan jalan menuju sejumlah destinasi wisata di Desa Bakas tahun 2019.

“Kami sangat berterima kasih kepada anggota Pokdarwis yang selama ini sudah berjuang. Perdes tentang retribusi objek wisata kami akan

segera selesaikan di tahun 2020 mendatang. Untuk besarannya, Rp 10 ribu per wisatawan dewasa dan Rp 5 ribu per wisatawan anak-anak,” jelasnya.

Terkait kondisi itu, Wakil Bupati Klungkung, I Made Kasta meminta Perbekel Desa Bakas, I Wayan Sujana agar segera menyelesaikan perdes

sehingga kegiatan desa untuk mengembangkan Desa Wisata Bakas bisa didanai dari pungutan retribusi tersebut. Sehingga Pokdarwis pun bisa terus mengembangkan desanya. 

Donny Tabelak

Share
Published by
Donny Tabelak

Recent Posts

Artis dan Pejabat yang Bercerai di Tahun 2025, Dari Raisa hingga Ridwan Kamil

Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.

2 minggu ago

Rapor Merah Mees Hilgers Bersama Timnas Indonesia, Rizky Ridho dan Justin Hubner Siap Mengkudeta

Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…

10 bulan ago

Menolak Menyerah, PSSI: Kesempatan Timnas Indonesia Kejar 15 Poin Masih Ada

Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…

1 tahun ago

SW House, Rumah Berkonsep Tropis Match dengan Warna Earthy yang Klasik

kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.

2 tahun ago

Hasil Quick Count Pemilu 2024 Bisa Segera Dilihat, Ini Lembaga Survei Resmi yang Menyiarkan

Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024

2 tahun ago

5 Cara Membersihkan Meja Granit Agar Permukaannya Tetap Mengkilap Sepanjang Hari

Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…

2 tahun ago