Categories: Travelling

Berulangkali Jatuh Korban Tewas, Devil’s Tears Mulai Dipasangi Pagar

SEMARAPURA – Setelah sejumlah wisatawan tercatat mengalami kecelakaan hingga meninggal dunia saat berwisata di objek wisata Devil’s Tears,

Nusa Lembongan, Dinas Pariwisata Kabupaten Klungkung akhirnya memasang pagar pengaman di kawasan tersebut.

Hanya saja karena keterbatasan anggaran, baru sekitar 180 meter tebing yang akan dipasang pagar pengaman.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Klungkung I Nengah Sukasta membenarkan pemasangan pagar pengaman telah dilakukan mulai Senin (1/10) lalu.

Pagar pengaman dipasang sepanjang 180 meter di objek wisata Devil’s Tears. Pemasangan pagar diperkirakan memakan waktu satu bulan.

Sesuai kesepakatan dengan warga setempat dan pelaku pariwisata untuk menjaga kenaturalan Devil’s Tears, pagar dibuat dari tali tambang dan ulin kayu.

“Anggarannya sekitar Rp 70 juta. Anggaran tersebut diperoleh dari menggeser anggaran kegiatan lain,” katanya.

Menurutnya, Pemkab Klungkung selama ini tidak pernah diam diri atas sejumlah peristiwa kecelakaan hingga menelan korban jiwa yang dialami wisatawan saat mengunjungi Devil’s Tears.

Hanya saja karena penanganan yang harus dilakukan membutuhkan anggaran dan lainnya, sehingga pihaknya butuh waktu untuk merealisasikan peningkatan keamanan objek wisata tersebut.

“Perencanaan pemasangan pagar pengaman secara menyeluruh tetap kami anggarkan tahun 2019 ini. Dan kami berharap bisa terealisasi di tahun selanjutnya.

Adapun berdasar perhitungan kasar, untuk pemagaran secara keseluruhan objek wisata itu sekitar 350-400 meter,” ungkapnya.

Lebih lanjut pihaknya mengimbau agar wisatawan tetap berhati-hati saat berwisata di objek wisata tersebut.

Walau sudah dipasang pagar pengaman, jika wisatawan kurang hati-hati saat berwisata akan tetap mengalami celaka juga.

“Masalah keamanan dan kenyamanan itu menjadi tanggung jawab bersama,” terangnya.

Untuk diketahui, dalam satu tahun terakhir ini ada sekitar tujuh orang wisatawan tercatat hilang dan meninggal dunia saat berwisata di Kecamatan Nusa Penida.

Dua peristiwa kecelakaan wisatawan itu terjadi di objek wisata Devil’s Tears. Adapun saat asyik melakukan swafoto di pinggir tebing objek wisata Devil’s Tear,

Desa Lembongan, Kecamatan Nusa Penida, Selasa (7/5), dua wisatawan asal India, Kausal Aditya, 24 dan Agrawal Kshitiz, 31 tiba-tiba dihantam ombak besar.

Dalam peristiwa tersebut, Agrawal berhasil selamat, sementara Aditya tenggelam dan hingga saat ini belum ditemukan.

Kemudian ada wisatawan asal Tiongkok, Li Huiling, 38 meninggal dunia dalam perjalanan menuju Puskesmas Jungutbatu setelah

sebelumnya tenggelam akibat dihempas ombak saat berfoto di objek wisata Tebing Devil’s Tear, Kecamatan Nusa Penida, Sabtu (17/8). 

Donny Tabelak

Share
Published by
Donny Tabelak

Recent Posts

Artis dan Pejabat yang Bercerai di Tahun 2025, Dari Raisa hingga Ridwan Kamil

Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.

4 hari ago

Rapor Merah Mees Hilgers Bersama Timnas Indonesia, Rizky Ridho dan Justin Hubner Siap Mengkudeta

Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…

10 bulan ago

Menolak Menyerah, PSSI: Kesempatan Timnas Indonesia Kejar 15 Poin Masih Ada

Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…

1 tahun ago

SW House, Rumah Berkonsep Tropis Match dengan Warna Earthy yang Klasik

kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.

2 tahun ago

Hasil Quick Count Pemilu 2024 Bisa Segera Dilihat, Ini Lembaga Survei Resmi yang Menyiarkan

Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024

2 tahun ago

5 Cara Membersihkan Meja Granit Agar Permukaannya Tetap Mengkilap Sepanjang Hari

Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…

2 tahun ago