Categories: Travelling

Ketut Ardana Dilengserkan DPP, Eddy Sunyoto Pimpin ASITA Bali

DENPASAR – Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (DPP ASITA) melengserkan Ketut Ardana sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) ASITA Provinsi Bali.

Pemberhentian tersebut tertuang dalam Surat Keputusan (SK) DPP ASITA No. 007/DPP-ASITA/K/VII/2020 tentang reisi surat keputusan DPP ASITA No. 005/DPP-ASITA/K/VII/2020 tentang pemberhentian anggota ASITA.

Dalam SK yang ditandatangani Ketua Umum ASITA, Dr. N. Rusmiati, M.Si dan Wakil Sekretaris Jenderal 1, Bahriyansyah, DPP ASITA menetapkan Eddy Sunyoto sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua DPD ASITA Bali dan Ketut Sudiarsa sebagai sekretaris.

Penugasan itu tertuang dalam SK DPP ASITA Nomor 013/DPP-ASITA/K/VII/2020 tertanggal 30 Juli 2020 tentang penugasan menjadi Plt di DPD ASITA Bali.

Eddy Sunyoto yang sebelumnya menjabat Ketua Bidang Promosi dan Pemasaran Luar Negeri DPP ASITA (2002-2019) mendapatkan 4 tugas khusus.

Pertama, melanjutkan roda organisasi dan kesekretariatan DPD ASITA Bali. Kedua, mempersiapkan pelaksanaan Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub).

Ketiga, melakukan koordinasi dan konsolidasi organisai. Keempat, melakukan pembinaan organisasi dan anggota di lingkungan DPD ASITA Bali.

Dalam enam bulan masa baktinya, DPP ASITA juga mewajibkan Plt. Ketua DPD ASITA Bali untuk membentuk panitia pengarah dan panitia pelaksana Musdalub ASITA Bali. 

Kepada Radarbali.id, Eddy Sunyoto mengaku sedih merespons dibekukannya pengurus DPD ASITA Bali (Ketut Ardana, dkk.).

Dalam  perjuangan bangkit dari pukulan telak pandemi Covid-19, pengurus DPD ASITA Bali justru bernasib sama dengan DPD ASITA DKI Jakarta; keduanya dibekukan.

“Ini akibat dari sebuah sebab. Kalau tidak ada sebab, pasti tak ada akibat seperti ini. Sehingga munculah SK DPP ASITA tentang pembekuan pengurus ASITA Bali.

Bukan ASITA yang dibekukan, tapi pengurusnya. Ditunjuklah Plt. Sebabnya apa? Sederhana sebetulnya. Ada ketidaksinkronan antara DPD ASITA Bali dengan DPP ASITA.

Puncaknya, minggu lalu, DPD ASITA Bali bersurat ke DPP yang isi suratnya adalah mendukung kelompok yang berseberangan dengan DPP ASITA,” ungkapnya.

Dukungan pengurus DPD ASITA Bali yang bertentangan dengan DPP ASITA, imbuh Eddy terkait munaslub.

Mengacu pada AD/ART, terangnya, yang bisa mengajukan diselenggarakannya munaslub adalah 2/3 DPD ASITA.

“Yang paling fatal adalah mendukung kelompok yang berseberangan dengan DPP ASITA. Mereka adalah mantan-mantan anggota ASITA yang merasa tidak puas dengan kepengurusan

DPP ASITA pimpinan Dr. N. Rusmiati. Kalau memang ada yang tidak puas, seharusnya dibicarakan di rakernas atau di munas.

Mereka malah membuat kelompok dan melaporkan DPP ASITA ke pihak berwajib,” jelasnya.

Selaku orang lama di ASITA, Eddy Sunyoto sempat menyarankan DPD ASITA Bali sabar menunggu hasil pemeriksaan kepolisian. Sayangnya, DPD ASITA Bali tergesa-gesa bersurat ke DPP ASITA.

“Dalam aturan organisasi, kalau induk organisasi dilawan tentu ada sanksinya, yaitu pembekuan pengurus DPD ini,” sambungnya.

Menyikapi polemik tersebut, Eddy Sunyoto menekankan anggota DPD ASITA Bali yang tidak terlibat dalam kasus tersebut tetap harus diayomi.

Oleh sebab itu, ditunjuklah plt. yang bertugas menjadi “penyambung lidah” 400 lebih anggota ASITA Bali ke DPP ASITA.

“Dalam situasi Covid-19 ini dibutuhkan komunikasi yang baik antara DPD ASITA Bali dengan pemerintah. Sekarang seharusnya kita berjuang bersama saat pariwisata secara bertahap dibuka.

Ini yang saya sedihkan kenapa ada kejadian seperti ini,” beber owner Terima Kasih Indonesia Travel itu.

Eddy mengingatkan seluruh anggota ASITA Bali untuk tidak panik menghadapi kondisi ini dan memohon dukungan semua pihak terkait tugas yang diembannya selaku pelaksana tugas.

“Dalam Musda ASITA Bali di awal tahun 2021 kami akan jaring siapa saja yang ingin menjadi ketua DPD. Di situlah nanti akan terpilih ketua yang merupakan pilihan semua anggota dan akan memimpin DPD ASITA 2021-2026,” tutupnya. 

Donny Tabelak

Share
Published by
Donny Tabelak
Tags: asita bali

Recent Posts

Artis dan Pejabat yang Bercerai di Tahun 2025, Dari Raisa hingga Ridwan Kamil

Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.

3 hari ago

Rapor Merah Mees Hilgers Bersama Timnas Indonesia, Rizky Ridho dan Justin Hubner Siap Mengkudeta

Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…

10 bulan ago

Menolak Menyerah, PSSI: Kesempatan Timnas Indonesia Kejar 15 Poin Masih Ada

Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…

1 tahun ago

SW House, Rumah Berkonsep Tropis Match dengan Warna Earthy yang Klasik

kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.

2 tahun ago

Hasil Quick Count Pemilu 2024 Bisa Segera Dilihat, Ini Lembaga Survei Resmi yang Menyiarkan

Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024

2 tahun ago

5 Cara Membersihkan Meja Granit Agar Permukaannya Tetap Mengkilap Sepanjang Hari

Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…

2 tahun ago