Categories: Travelling

Dispar Gianyar Siapkan Pinjaman Lunak untuk 1.894 Hotel dan Restoran

GIANYAR – Hotel dan restoran di Gianyar tetap bertahan di tengah pandemi Covid-19. Hingga Februari 2021, Kepala Dinas Pariwisata Gianyar AA Gede Putrawan,

belum menerima laporan ada hotel dan restoran yang hendak dijual karena terkena dampak Covid-19. Agar bisa bertahan, pemerintah berencana menyediakan pinjaman lunak.

Sebagai catatan, berdasar data Dinas Pariwisata Gianyar, jumlah hotel dan restoran di Gianyar mencapai 1.894 buah.

“Sampai saat ini belum ada laporan. Kalau mau dijual, kami terima laporan, terutama untuk memutuskan pembayaran pajak (hotel dan restoran, red),” ujar AA Gde Putrawan.

Dalam situasi sepi kunjungan, berpengaruh pada biaya operasional. “Pengusaha tidak cuma bayar gaji karyawan. Yang pasti adalah biaya operasional. Misalnya bayar listrik, kolam renang, apa mau dikuras atau bagaimana?,” jelasnya.

Meski belum mendapat laporan hotel dan restoran dijual, namun pihaknya memperkirakan semua pengusaha punya ancang-ancang. Para pengusaha juga berpikir berkali lipat.

“Karena semakin panjang (situasi Covid, red) pengusaha berpikir rasional. Kalau tetap, berarti bayar operasional tiap bulan sekian, kali sekian bulan,” ujar Putrawan memperhitungkan.

Lanjut dia, apabila pengusaha bertahan dengan dana dingin, tentunya harus bisa digunakan sekian bulan ke depan.

“Kalau tidak punya (dana dingin, red), kembali pinjaman. Perkalian mereka yang memutuskan dijual atau tidak,” jelasnya.

Disamping itu, yang jadi pertanyaan besar ketika hotel dan restoran hendak dijual. “Kalau dijual, pembelinya siapa? Karena situasi tidak menentu. Kalau bisa diprediksi di bulan ini.

Akan tetapi, finish (covid berahir, red) kapan berakhir tidak menentu. Pengusaha sekarang ragu dalam eksekusi (ambil keputusan, red),” ungkapnya.

Terkait nasib hotel dan restoran yang sepi, pemerintah pusat sudah mengambil kebijakan. “Kemarin (tahun 2020) sudah berikan hibah pariwisata,” jelasnya.

Sesuai rencana, tahun 2021, pengusaha akan diberikan pinjaman. “Sekarang rencana pinjaman lunak tanpa bunga. Itu supaya bisa bertahan,” ungkapnya.

Akan tetapi, kembali jadi pertanyaan bagi Putrawan, siapa pengusaha yang berani meminjam dalam situasi yang belum pasti.

“Kalau meminjam, tidak ada tamu. Berat. Kecuali bisa dikasih pinjam tahun ini, dibayar cicilannya belakangan, nah, itu mungkin bisa,” pungkasnya. 

Donny Tabelak

Share
Published by
Donny Tabelak

Recent Posts

Artis dan Pejabat yang Bercerai di Tahun 2025, Dari Raisa hingga Ridwan Kamil

Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.

2 hari ago

Rapor Merah Mees Hilgers Bersama Timnas Indonesia, Rizky Ridho dan Justin Hubner Siap Mengkudeta

Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…

10 bulan ago

Menolak Menyerah, PSSI: Kesempatan Timnas Indonesia Kejar 15 Poin Masih Ada

Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…

1 tahun ago

SW House, Rumah Berkonsep Tropis Match dengan Warna Earthy yang Klasik

kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.

2 tahun ago

Hasil Quick Count Pemilu 2024 Bisa Segera Dilihat, Ini Lembaga Survei Resmi yang Menyiarkan

Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024

2 tahun ago

5 Cara Membersihkan Meja Granit Agar Permukaannya Tetap Mengkilap Sepanjang Hari

Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…

2 tahun ago