penglingsir-puri-singaraja-tolak-cabut-gelar-sri-paduka-raja-fadli-zon
SINGARAJA – Penglingsir Puri Agung Singaraja Anak Agung Ngurah Ugrasena menegaskan tidak perlu ada pencabutan gelar.
Menurut Ugrasena, pada Jumat (30/3) malam lalu, tidak ada pemberian gelar kebangsawanan yang dilakukan puri.
“Tidak ada yang perlu dicabut, karena itu semua (gelar Sri Paduka Raja, Red) tidak ada. Kami hanya sebatas memberikan penghargaan apresiasi.
Tidak ada pemberian gelar dan sebagainya,” kata Ugrasena saat dihubungi dari Singaraja, Selasa (3/4) kemarin.
Saat disinggung soal potongan video penyebutan pemberian gelar yang kini beredar di media sosial, AA Ngurah Ugrasena kembali membantahnya.
Ia mengaku kecolongan, karena sejak awal tidak ada skenario pemberian gelar pada malam penganugerahan penghargaan itu.
“Ini saya sebut kecolongan. Tidak ada skenario (pemberian gelar) itu. Saya tidak paham, dan saya tidak tahu kenapa ada seperti itu. Ini pelajaran buat saya,” tegas Ugrasena.
Seperti diberitakan sebelumnya, Puri Agung Singaraja memberikan gelar kebangsawanan Sri Paduka Raja pada politisi Gerindra, Fadli Zon.
Gelar itu diberikan atas upaya Fadli melestarikan peninggalan budaya di Indonesia, terutama dalam wujud keris. Rupanya pemberian gelar itu, memicu kontroversi di masyarakat Bali.
Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.
Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…
Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…
kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.
Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024
Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…