Categories: Bali

Izin Lokasi Tak Kunjung Dicabut Menteri Susi, Rakyat Bali Siap Melawan

SUKAWATI – Setelah beberapa bulan rehat sejak habisnya izin lokasi reklamasi Teluk Benoa yang dipegang PT. TWBI pada 25 Agustus 2018, geliat penolakan reklamasi Teluk Benoa kembali disuarakan oleh masyarakat Bali.

Hal ini dipicu dengan diterbitkannya izin lokasi baru oleh Menteri KKP Susi Pudjiastuti pada 29 November 2018 kepada investor yang sama.

Perwakilan masyarakat yang dikoordinir ForBALI pada hari Minggu (17/2) lalu melakukan persembahyangan bersama di Pura Sakenan untuk memohon restu melanjutkan perjuangan.

Saat itu juga dikibarkan kain panjang di jembatan penghubung Pulau Bali dan Pulau Serangan yang disebut oleh I Wayan Suardana,

Koordinator Umum ForBALI sebagai sinyal bahwa rakyat siap melanjutkan perjuangan, perjuangan BTR memasuki babak baru.

 Memasuki babak baru perjuangan BTR, Minggu (24/2), masyarakat Desa Adat Sukawati kembali mendirikan baliho tolak reklamasi Teluk Benoa di perempatan Jl Pantai Purnama – Jl. Bypass IB Mantra.

Baliho berukuran 3,5 x 2,5 m tersebut bertuliskan Tolak Reklamasi Teluk Benoa, Batalkan Perpres No 51 Tahun 2014, Kembalikan Teluk Benoa Sebagai Kawasan Konservasi.

Koordinator pemasangan baliho, Kadek Tila menyampaikan bahwa pemasangan baliho tersebut sebagai bentuk perlawanan terhadap izin lokasi baru yang diterbitkan Menteri Susi

seraya berharap pemerintah propinsi Bali dapat melindungi rakyatnya dari tekanan dan intimidasi yang diterima pejuang tolak reklamasi Teluk Benoa.

“Kami menentang izin lokasi baru yang diterbitkan Ibu Susi, 5 tahun lebih rakyat Bali berjuang diabaikan, kami siap melanjutkan perjuangan ini dan berharap pemerintah Bali yang katanya

menolak rekalamasi Teluk Benoa dengan kewenangan yang dimiliki dapat mencegah intimidasi yang kami terima seperti baliho-baliho kawan-kawan kami di desa lain yaitu Medahan dan Blahbatuh yang dirobek orang tidak dikenal”, imbuh Tila.

Sementara itu salah seorang warga yang ikut serta memasang baliho, Wisnu Pratama menyebut aksi pemasangan baliho tersebut sebagai pesan bahwa rakyat siap berjuang kembali seperti 5 tahun dibelakang.

“Apapun yang terjadi saat ini tidak menyiutkan perjuangan kami, kami siap memulai perjuangan kembali,” tegasnya.    

 

Donny Tabelak

Share
Published by
Donny Tabelak

Recent Posts

Artis dan Pejabat yang Bercerai di Tahun 2025, Dari Raisa hingga Ridwan Kamil

Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.

4 hari ago

Rapor Merah Mees Hilgers Bersama Timnas Indonesia, Rizky Ridho dan Justin Hubner Siap Mengkudeta

Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…

10 bulan ago

Menolak Menyerah, PSSI: Kesempatan Timnas Indonesia Kejar 15 Poin Masih Ada

Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…

1 tahun ago

SW House, Rumah Berkonsep Tropis Match dengan Warna Earthy yang Klasik

kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.

2 tahun ago

Hasil Quick Count Pemilu 2024 Bisa Segera Dilihat, Ini Lembaga Survei Resmi yang Menyiarkan

Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024

2 tahun ago

5 Cara Membersihkan Meja Granit Agar Permukaannya Tetap Mengkilap Sepanjang Hari

Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…

2 tahun ago