Categories: Bali

Tolak Dirujuk Karena Tak Punya Biaya Operasi, Keluarga Butuh Bantuan

SINGARAJA  – Keluarga bayi kembar siam yang lahir di Buleleng, kini dalam kondisi kebingungan. Mereka kesulitan mencari biaya untuk operasi pemisahan bayi tersebut.

Pihak keluarga pun sempat menolak tawaran pihak rumah sakit untuk merujuk bayi tersebut. Hingga sore kemarin,

bayi dari pasangan Made Mujana, 36, dan Made Gorsi, 35, warga Desa Pangkung Paruk itu, masih dirawat di Ruang NICU RSUD Buleleng.

Sementara sang ibu, sudah dinyatakan dalam kondisi sehat, sehingga sudah diizinkan pulang. Mujana sendiri, sore kemarin masih berada di RSUD Buleleng, memantau kondisi anak ketiganya.

Ia didampingi Made Darmika, 50, yang juga kakak iparnya. Kepada wartawan, Made Darmika mengaku pihak keluarga masih bingung dengan biaya pengobatan.

Keluarga sempat berkonsultasi dengan RSUD Buleleng terkait kondisi sang bayi. Pihak rumah sakit memang menyarankan agar keluarga segera merujuk bayi ke RS Sanglah, guna menjalani operasi pemisahan.

“Kami ingin sekali anak kami ini bertahan. Kami belum tahu apakah masalah operasi pemisahan itu ditanggung (BPJS) atau tidak. Sebab yang kami tangkap tadi, yang ditanggung biaya kamar,

dokter, dan perawatan. Kalau biaya operasi, mungkin kami kurang dengar. Kami masih coba cari tahu,” kata Darmika.

Ia menegaskan keluarga masih berupaya mengumpulkan dana dari berbagai pihak, untuk biaya operasi. Pihak keluarga mengaku kesulitan mengumpulkan dana jutaan rupiah.

Terlebih mereka berasal dari keluarga kurang mampu. Made Mujana, menurut kakak iparnya, hanya bekerja sebagai buruh serabutan.

“Untuk hari ini memang kami minta tunda dulu dirujuk. Kami masih cari biaya. Siapa tahu besok (hari ini, Red) ada rejeki, donatur, atau uluran tangan dari siapa, s

ehingga bisa ditangani. Harapan kami operasi ini ditanggung semua. Kalau sudah ditanggung, kami siap (dirujuk),” imbuhnya.

Kalau toh memang biaya operasi tak ditanggung, pihak keluarga pun hanya bisa pasrah. Keluarga hanya meminta agar bayi itu bisa dirawat semaksimal mungkin di RSUD Buleleng.

Darmika pun paham betul bila tim medis di RSUD Buleleng tak bisa melakukan operasi pemisahan, karena keterbatasan sumber daya dan peralatan.

“Kalau kami bawa pulang, toh hanya bisa kami lihat saja. Kalau di rumah sakit kan bisa lebih terawat, karena bisa infeksi, segala macam. Apalagi organnya diluar.

Kalau Beliau berkehendak bayi ini bertahan, kami sangat bersyukur. Kalau sudah dipanggil kehendak Tuhan, kami hanya bisa pasrah. Intinya kami tetap berusaha mencari biaya, semaksimal mungkin,” kata Darmika.

Disinggung soal kondisi organ dalam yang berada di luar dinding perut, Darmika mengaku belum mendapat penjelasan lebih lanjut dari tim dokter.

“Kalau saya sih berharap anak kami itu punya organ lengkap. Harapan kami yang diluar itu, milik kembarannya yang belum sempurna terbentuk. Jadi bisa dilakukan operasi pemisahan,” harapnya.

 

Donny Tabelak

Share
Published by
Donny Tabelak

Recent Posts

Artis dan Pejabat yang Bercerai di Tahun 2025, Dari Raisa hingga Ridwan Kamil

Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.

6 hari ago

Rapor Merah Mees Hilgers Bersama Timnas Indonesia, Rizky Ridho dan Justin Hubner Siap Mengkudeta

Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…

10 bulan ago

Menolak Menyerah, PSSI: Kesempatan Timnas Indonesia Kejar 15 Poin Masih Ada

Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…

1 tahun ago

SW House, Rumah Berkonsep Tropis Match dengan Warna Earthy yang Klasik

kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.

2 tahun ago

Hasil Quick Count Pemilu 2024 Bisa Segera Dilihat, Ini Lembaga Survei Resmi yang Menyiarkan

Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024

2 tahun ago

5 Cara Membersihkan Meja Granit Agar Permukaannya Tetap Mengkilap Sepanjang Hari

Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…

2 tahun ago