Categories: Bali

Jenazah Covid Ditolak Warga, GTTP Duga Ada Masalah Sosial di Buleleng

SINGARAJA – Tingginya angka kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Buleleng, memaksa Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 mengkaji sejumlah opsi.

Baik dalam hal perawatan, maupun pemulasaraan jenazah. Gugus tugas berupaya agar jenazah pasien terkonfirmasi positif maupun probable, dapat dikremasi di fasilitas krematorium yang ada.

 “Kremasi itu cara terbaik penanganan jenazah. Baik itu covid maupun penyakit menular lainnya,” ujar Sekretaris GTPP Covid-19 Buleleng Gede Suyasa.

Terkait penolakan warga di Lingkungan Baruna Sari, Kelurahan Kampung Baru beberapa waktu lalu, Suyasa mengaku telah memberikan tugas pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng.

BPBD Buleleng diminta melakukan pendekatan dan sosialisasi pada warga setempat. Apabila memang membutuhkan penjelasan dari sisi sains, pemerintah akan menghadirkan dokter forensik.

Namun, menurut Suyasa, penolakan yang terjadi beberapa waktu lalu bukan hanya soal pemahaman keilmuan saja. Namun ada permasalahan sosial lain yang harus diurai.

“Kalau murni persoalan covid saja, mungkin tidak ada masalah. Bisa saja ada masalah sosial lain. Mungkin antara masyarakat dengan keluarga mendiang,

atau masyarakat dengan pengelola (krematorium). Bukan semata-mata persoalan kremasi jenazah saja,” katanya lagi.

Di sisi lain, Juru Bicara GTPP Covid-19 Buleleng I Ketut Suweca mengumumkan tambahan 15 kasus baru di Buleleng. Dari belasan kasus itu, sebanyak 3 kasus ditemukan di Kecamatan Banjar, 2 kasus di Kecamatan Sukasada, dan 10 kasus di Kecamatan Buleleng.

“Ada pula 3 orang pasien yang berhasil sembuh. Masing-masing dari Kecamatan Buleleng 1 orang, Kecamatan Banjar 1 orang, dan Kecamatan Kubutambahan 1 orang,” kata Suweca.

Sekadar diketahui, saat ini secara kumulatif kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Kabupaten Buleleng mencapai 242 kasus.

Dari 242 kasus itu, sebanyak 158 orang telah dinyatakan sembuh dan 3 orang lainnya meninggal dunia. Kini masih ada 81 orang yang masih menjalani perawatan.

Dari 81 orang yang dirawat, sebanyak 51 orang diizinkan menjalani isolasi mandiri. Sementara 30 lainnya menjalani perawatan di rumah sakit.

Donny Tabelak

Share
Published by
Donny Tabelak

Recent Posts

Artis dan Pejabat yang Bercerai di Tahun 2025, Dari Raisa hingga Ridwan Kamil

Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.

4 hari ago

Rapor Merah Mees Hilgers Bersama Timnas Indonesia, Rizky Ridho dan Justin Hubner Siap Mengkudeta

Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…

10 bulan ago

Menolak Menyerah, PSSI: Kesempatan Timnas Indonesia Kejar 15 Poin Masih Ada

Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…

1 tahun ago

SW House, Rumah Berkonsep Tropis Match dengan Warna Earthy yang Klasik

kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.

2 tahun ago

Hasil Quick Count Pemilu 2024 Bisa Segera Dilihat, Ini Lembaga Survei Resmi yang Menyiarkan

Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024

2 tahun ago

5 Cara Membersihkan Meja Granit Agar Permukaannya Tetap Mengkilap Sepanjang Hari

Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…

2 tahun ago