Categories: Bali

Puluhan Sekolah di Buleleng Jadi Sekolah Penggerak, Ini Keuntungannya

SINGARAJA – Sebanyak 22 unit sekolah yang ada di Kabupaten  Buleleng, berhasil lolos masuk dalam program sekolah penggerak.

Sekolah-sekolah itu akan mendapatkan pendampingan secara intens dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) terkait tata kelola dan proses pembelajaran di sekolah.

Pada tahun ini, Buleleng menjadi salah satu dari dua kabupaten/kota di Bali yang mendapat kuota program sekolah penggerak. Di Indonesia hanya ada 111 kabupaten/kota yang berhak mengikuti program ini.

Ribuan sekolah pun mendaftar mengikuti program ini. Dari 21 ribu sekolah yang mendaftar ikut program sekolah penggerak, sebanyak 22 sekolah di Buleleng akhirnya berhasil lolos.

Kemendikbud sendiri hanya memberikan kuota sebanyak 2.500 sekolah untuk masuk dalam program ini.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora)

Buleleng Made Astika mengatakan, sekolah-sekolah tersebut akan mendapat pendampingan langsung dari Kemendikbud.

Sehingga mutu hasil belajar akan mengalami peningkatan dalam kurun waktu tiga tahun. Selain itu kementerian juga akan memprioritaskan peningkatan kompetensi kepala sekolah dan guru.

“Nanti akan ada pendampingan intensif. Bukan hanya mutu dan kompetensi saja. Digitalisasi sekolah juga akan dibantu oleh kementerian. Termasuk mendapat tambahan anggaran untuk sarana pembelajaran, utamanya buku,” kata Astika kemarin.

Lebih lanjut Astika mengatakan, selain program sekolah penggerak, ada pula guru-guru yang berhasil lolos dalam program guru penggerak.

Sejumlah program ekstra kurikuler juga akan mendapat pendampingan dalam program organisasi penggerak.

“Visi dari kementerian itu kan bagaimana kedepan itu merdeka belajar. Nah program ini salah satu untuk mewujudkan visi itu juga. Kami yakin sekolah, guru, maupun organisasi itu akan menjadi katalis dalam program ini,” bebernya.

Sekadar diketahui, satuan pendidikan tingkat TK yang lolos program sekolah penggerak yakni TK Negeri Banjar Tegeha dan TK Pelita Kasih.

Untuk tingkat SD, ada 13 sekolah yang berhasil lolos. Yakni SDN 1 Banyuatis, SDN 3 Tigawasa, SDN 4 Tejakula, SDN 4 Bebetin, SDN 1 Baktiseraga, SDN Rangdu,

SDN 2 Sulanyah, SDN 4 Suwug, SDN 2 Tinga-Tinga, SDN 3 Les, SDN 1 Lokapaksa, SDN 4 Tamblang, dan SDN 3 Tinga-Tinga.

Khusus untuk tingkat SMP, ada 3 sekolah yang lolos. Yakni SMPN 4 Sukasada, SMPN 1 Seririt, dan SMPN 3 Singaraja.

Sedangkan untuk tingkat SMA, ada 4 sekolah yang berhasil. Yakni SMAN 1 Gerokgak, SMAN 1 Busungbiu, SMAN 3 Singaraja, dan SMA Candimas Pancasari. 

Donny Tabelak

Share
Published by
Donny Tabelak

Recent Posts

Artis dan Pejabat yang Bercerai di Tahun 2025, Dari Raisa hingga Ridwan Kamil

Tahun 2025 merupakan tahun yang malang atau kelabu bagi sejumlah pasangan selebriti.

2 bulan ago

Rapor Merah Mees Hilgers Bersama Timnas Indonesia, Rizky Ridho dan Justin Hubner Siap Mengkudeta

Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi…

11 bulan ago

Menolak Menyerah, PSSI: Kesempatan Timnas Indonesia Kejar 15 Poin Masih Ada

Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…

1 tahun ago

SW House, Rumah Berkonsep Tropis Match dengan Warna Earthy yang Klasik

kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.

2 tahun ago

Hasil Quick Count Pemilu 2024 Bisa Segera Dilihat, Ini Lembaga Survei Resmi yang Menyiarkan

Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024

2 tahun ago

5 Cara Membersihkan Meja Granit Agar Permukaannya Tetap Mengkilap Sepanjang Hari

Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…

2 tahun ago