sebelum-didiagnosis-cerebral-palsy-kehamilan-bintara-dianggap-normal
GIANYAR – I Komang Bintara Putra, balita 4 bulan dilaporkan tengah mengidap penyakit gangguan otak atau Cerebral Palsy.
Akibat penyakit yang dideritanya, putra ketiga I Ketut Sadia, 31, dan Ni Komang Lestari, 25, warga Banjar Kulu, Desa Kulu, Kecamatan Tampaksiring, itu mengalami rontok pada bagian rambut dan berat badannya turun drastis.
Menurut Sadia, saat istrinya mengandung anak ketiganya, tidak masalah. “Hamil biasa. Rutin cek ke bidan dan di USG. Perkiraan memang maju sekitar 17 hari,” ujar Sadia.
Mengenai keluhan selama mengandung, hanya mengeluh kondisi kesehatan biasa saja. “Kalau keluhan, istri saya sempat mual-mual tidak enak makan. Padahal usia kandungan sudah tua, hampir lahir,” terangnya.
Selain pengobatan medis, Komang Bintara juga diajak terapi di Yayasan Anak di Lodtunduh, Ubud. “Dari Yayasan juga bantu kasi susu, biar mau nambah berat badan Komang,” jelasnya.
Sebelumnya, Ketut Sadia ini sempat transmigrasi ke Gorontalo, Sulawesi. Bahkan Sadia juga lahir di Sulawesi.
Baru tahun 2008 dia balik ke Tampaksiring untuk mengikuti acara metatah. Sejak saat itu, ia menetap di rumah keluarganya di Banjar Kulu.
“Pas saat itu ketemu jodoh, menikah dan sampai sekarang tinggal disini,” ujarnya. Dari pernikahannya itu, Ketut Sadia dikaruniai 3 anak. Anak pertama dan kedua perempuan, mereka lahir dan tumbuh normal.
Target 15 poin masih dibebankan oleh PSSI kepada Timnas Indonesia untuk lolos dari putaran ketiga…
kawasan Menteng, Jakarta Pusat, SW House berdiri kokoh dengan segala keanggunannya.
Sejumlah lembaga survei bakal menggelar penghitungan cepat atau quick count Pemilu 2024
Granit merupakan bahan bangunan dari campuran white clay, kaolin, silika, dolomite, talc, dan feldspar yang…
Partai Demokrat secara tegas telah menyatakan keluar dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) serta menarik…
Shani Indira Natio mengumumkan kelulusannya dari JKT48. Usai menyampaikan kelulusannya, Gadis kelahiran Kebumen, 5 Oktober…